Berita Viral
Klaim Jusuf Kalla: Jokowi jadi Presiden karena Saya, Kasih Tahu Semua ke Termul-termul Itu
Jusuf Kalla (JK) mengaku dirinya punya peran besar dalam karier politik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Di sisi lain, ia juga memahami sikap Sahat. Menurutnya, langkah GAMKI merupakan bentuk pembelaan keyakinan. “Kalau mereka merasa keberatan, itu wajar,” katanya.
Rencana mediasi ini mendapat respons positif dari pihak JK. Juru Bicara JK, Husain Abdullah, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai langkah dialog merupakan hal yang tepat. “Silakan saja, karena Pak JK terbiasa dialog. Itu langkah positif,” ujarnya.
Menurutnya, JK selama ini dikenal mengedepankan komunikasi. Terutama dalam menyelesaikan persoalan sensitif. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas.
Sejumlah tokoh agama pun disebut mendorong hal serupa. Mereka menilai jalur mediasi lebih tepat dibanding konflik terbuka. Dialog dinilai mampu meredam ketegangan. Sekaligus menjaga persatuan di tengah masyarakat.
Baca juga: Dituduh Terima Uang dari JK, Roy Suryo: Uang Haram, Rp 10 Miliar Pun Kami Tolak
Ketua Umum GMKI 2020–2024 Jefri Gultom: Jangan Terprovokasi
Sementara, Ketua Umum GMKI 2020–2024 Jefri Gultom menilai langkah pelaporan terhadap Jusuf Kalla berlebihan dan berpotensi memperkeruh suasana kebangsaan.
Jefri mengimbau umat Kristiani agar tidak mudah terpancing oleh narasi yang bersifat provokatif.
Menurutnya, karakter umat Kristen selama ini dikenal sejuk dan mampu menyikapi berbagai persoalan secara bijak dan dewasa. “Umat Kristen itu sejuk. Jangan terprovokasi oleh potongan-potongan narasi yang belum tentu utuh,”ujar Jefri Gultom melalui WhatsApp ke Tribun-Timur.com, Kamis (16/4/2026).
Ia menegaskan, sosok Jusuf Kalla tidak dapat dilepaskan dari rekam jejak panjangnya sebagai negarawan dan tokoh perdamaian di Indonesia. Oleh karena itu, setiap pernyataan yang disampaikan JK seharusnya dipahami secara utuh dan dalam konteks yang menyeluruh, bukan secara parsial.
“Beliau adalah tokoh perdamaian. Banyak konflik di Indonesia yang dapat diselesaikan melalui peran beliau. Jadi, pernyataannya harus dilihat secara utuh, jangan sepotong-sepotong,” jelas Jefri Gultom.
Lebih lanjut, Jefri menilai bahwa pernyataan Jusuf Kalla tidak memiliki niat untuk menyudutkan kelompok tertentu, termasuk umat Kristen.
Ia mengingatkan agar publik tidak terburu-buru menarik kesimpulan tanpa memahami konteks yang sebenarnya. “Tidak ada niat menyudutkan. Ini penting agar kita tidak salah membaca situasi,” lanjutnya.
Jefri juga mengingatkan agar ruang publik tidak didominasi oleh narasi yang dibangun oleh pihak-pihak yang tidak memiliki rekam jejak dalam menjaga dan mendorong perdamaian.
Ia mengaku telah berdiskusi dengan sejumlah tokoh Kristen dan senior GMKI, dan tidak menemukan pandangan yang mengarah pada polemik seperti yang berkembang saat ini. “Saya sudah berdiskusi dengan tokoh-tokoh Kristen dan senior GMKI, dan tidak ada yang berpandangan seperti itu,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Jefri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak membawa isu agama ke dalam kepentingan politik. Ia menegaskan bahwa energi bangsa seharusnya difokuskan pada dukungan terhadap program-program pemerintah yang berpihak kepada rakyat. “Jangan jadikan isu agama sebagai komoditas politik. Lebih baik kita fokus mendukung program pemerintah yang pro-rakyat,” ujar Jefri Gultom.
(*/Tribun-medan.com)
Artikel ini sebagian telah tayang di Tribunnews.com dengan judul JK: Kasih Tahu 'Termul', Saya yang Bawa Jokowi ke Jakarta Jadi Presiden
Baca juga: Jokowi vs JK - Desakan Tunjukkan Ijazah Asli
Baca juga: Tak Terduga Respon Jokowi ketika JK Laporkan Rismon dan Minta Tunjukkan Ijazah Aslinya
Jusuf Kalla: Jokowi jadi Presiden karena Saya
Jokowi presiden karena JK
JK bawa Jokowi ke Jakarta
JK marah ke Jokowi
| Merasa Ketipu Beli HP di Toko Ps Store Medan, Wanita ini Sandera Pegawai Pakai Parang |
|
|---|
| JUSUF KALLA Sebut Videonya di UGM Mencuat Setelah Berkonflik dengan Rismon: Saya Tak Tuduh Politik |
|
|---|
| SOSOK Slamet Riyanto, Pria Ancam Bakal Bom Minimarket Bawa Barang tak Bayar, Ngaku Kenal Paspampres |
|
|---|
| ANGGOTA Polisi Gerebek Istrinya Berduaan dengan Personel TNI di Kamar Kos di Kota Kendari |
|
|---|
| ‘Jokowi Jadi Presiden Karena Saya’, Jusuf Kalla Klaim Punya Peran Besar hingga Sindir Termul |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jokowi-jusuf-kalla-ijazah-tribunmedan.jpg)