Berita Viral

Guru Besar Unpad Diduga Buat Chat Mesum, Mahasiswi Exchange Diminta Kirim Foto Bikini

Lama-kelamaan, percakapan tersebut berkembang ke arah yang tidak wajar dan membuat korban merasa tidak nyaman.

Istimewa
DUGAAN PELECEHAN DI KAMPUS - Ilustrasi percakapan tidak pantas yang diduga dikirim oleh oknum guru besar Unpad kepada mahasiswi program pertukaran, yang kini tengah diselidiki oleh pihak kepolisian dan kampus. 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang guru besar Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung diduga mengirimi chat mesum terhadap mahasiswi program pertukaran pelajar dari luar negeri.

Awalnya, komunikasi tersebut hanya berupa sapaan sederhana melalui direct message di Instagram.

Lama-kelamaan, percakapan tersebut berkembang ke arah yang tidak wajar dan membuat korban merasa tidak nyaman.

Dalam isi percakapan yang kemudian viral di media sosial, oknum pengajar tersebut diduga meminta foto tidak senonoh kepada mahasiswi tersebut.

Baca juga: Sosok Rizal Guru Honorer Syok Mendadak Jadi Pemilik Ferrari Rp4,2 M, Foto KTP Dipalsukan

"Saya butuh fotomu saat berenang di pantai Phuket. Memakai bikini," tulis guru besar Unpad.

Tak hanya itu, ia juga sempat mengirim pesan bernada personal kepada korban.

"Hi, aku rindu kamu, gimana kabarnya ?" tulis guru besar.

Permintaan tersebut terus diulang meskipun tidak mendapat respons yang diharapkan dari mahasiswi.

"Aku masih menunggu style bikinimu," katanya.

Merasa terganggu, mahasiswi tersebut kemudian membagikan kronologi kejadian. Ia menjelaskan bahwa awalnya hanya membalas sapaan singkat untuk mengetahui maksud percakapan tersebut.

Baca juga: 4 Pelaku Penganiaya Bripda Natanael Simanungkalit Resmi Dipecat dari Polri, Berikut Namanya

"Sebenarnya dia mengirim DM ke aku di Instagram hari sabtu, dia cuma menulis Hi. Dan aku membalas Hi," katanya.

Ia mengaku sempat berniat memblokir akun tersebut, namun tetap menunggu untuk melihat arah percakapan.

"Jujur cuma untuk lihat dia mau ngomong apa, tapi aku akan memblokirnya. Tapi setelah itu tidak ada kabar lagi dari dia. Aku kira aku sudah memblokirnya di Instagram saat aku masih di Indonesia," katanya.

Setelah menerima pesan yang dinilai tidak pantas, mahasiswi tersebut segera melaporkan kejadian tersebut kepada dosen lain.

Baca juga: ALASAN Kades Ajak Pengeroyoknya Sholawat Bareng, Pikirkan Nasib Keluarga Pelaku: Ingin Mengabdi

"Aku juga sudah menyampaikan pesan itu ke dosen lain dan menunjukan chatnya ke mereka. Mereka bilang akan berhenti menggunakan dia sebagai akomodasi untuk mahasiswa exchange," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved