Berita Viral
Reza Valentino Simamora Meninggal di Korsel: Koper Rusak, Barang Hilang, Ini Reaksi Kementerian P2MI
Keluarga almarhum Reza Valentino Simamora, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal dunia di Korea Selatan pada September 2025
TRIBUN-MEDAN.COM - Keluarga almarhum Reza Valentino Simamora, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal dunia di Korea Selatan (Korsel) pada September 2025, kembali harus menghadapi kenyataan pahit. Setelah tujuh bulan berusaha menerima kehilangan putra mereka, luka lama kembali terbuka ketika koper berisi barang-barang pribadi almarhum tiba di rumah duka di Medan, Sumut, pada Rabu(15/4/2026).
Alih-alih menjadi pengingat terakhir yang penuh makna, koper tersebut ditemukan dalam kondisi rusak parah.
Lebih mengejutkan lagi, sejumlah barang berharga milik almarhum, termasuk dua unit telepon genggam, tidak lagi berada di dalamnya.
Dalam rekaman video yang beredar, koper yang sebelumnya dilapisi perekat keamanan dan dibungkus kardus terlihat sudah terbuka dan porak-poranda. Saat keluarga melakukan pemeriksaan, mereka mendapati dua ponsel milik Reza—Samsung dan Redmi—telah raib.
Ayah almarhum, Saut Tarulitua Simamora, mengungkapkan kekecewaannya.
“Dua ponsel anak saya tidak ada di dalam tas. Padahal saat diserahkan kawannya ke KBRI di Korea, kondisinya masih utuh,” ujarnya dengan nada penuh emosi.
Kondisi ini membuat keluarga merasa seolah ditampar oleh lemahnya perlindungan terhadap barang peninggalan seorang pekerja migran yang telah mengorbankan tenaga dan hidupnya di luar negeri.
Ancaman Laporan ke Komnas HAM dan Presiden
Keluarga besar Reza menilai ada kelalaian serius dalam pengawasan barang pribadi almarhum.
Saut menegaskan bahwa pihaknya akan melaporkan kasus ini ke Komnas HAM, Ombudsman, hingga Presiden.
“Kami sangat kecewa. Tas anak saya yang sudah meninggal pun tega diacak-acak oleh oknum. Kami akan menuntut pertanggungjawaban resmi dari pemerintah,” tegasnya.
Keluarga menduga kuat adanya oknum yang sengaja membongkar koper setelah proses pengemasan terakhir sebelum diterbangkan ke Indonesia.
Mereka mendesak adanya investigasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak menimpa keluarga PMI lainnya.
Penjelasan Kementerian P2MI
Menanggapi keresahan keluarga, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) memastikan bahwa penanganan kendala pengiriman barang milik almarhum dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Menteri P2MI, Mukhtarudin, menyampaikan bahwa sejak awal pihaknya telah melakukan koordinasi lintas instansi untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai prosedur.
Barang milik almarhum dikirim dari Seoul pada 26 Januari 2026, tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada 9 Maret 2026, dan diperiksa Bea Cukai pada 11 Maret 2026.
Dalam pemeriksaan tersebut, dua unit telepon genggam dipisahkan sesuai prosedur kepabeanan.
Saat ini, kedua ponsel dipastikan aman dan berada di gudang Bea Cukai Tanjung Emas, menunggu penerbitan surat tidak disita sebelum diserahkan kepada keluarga.
Selain itu, paspor almarhum tidak disertakan dalam pengiriman karena mengikuti aturan bahwa dokumen tersebut dikembalikan melalui perwakilan RI di negara penempatan.
Investigasi dan Koordinasi Lanjutan
Kementerian P2MI menegaskan bahwa investigasi lanjutan tengah dilakukan, termasuk penelusuran rekaman CCTV saat pemeriksaan.
Pihak jasa pengiriman juga diminta membuka akses rekaman untuk memastikan alur penanganan barang.
BP3MI Sumatera Utara kini melakukan rekonsiliasi data bersama keluarga untuk mencocokkan rincian barang yang dikirim dari Seoul.
Selain itu, P2MI akan memfasilitasi pertemuan daring antara keluarga, Bea Cukai, BP3MI, dan pihak jasa pengiriman guna mempercepat penyelesaian masalah.
“Kami berkomitmen mengawal proses ini hingga tuntas, serta memastikan seluruh hak keluarga almarhum terpenuhi sesuai ketentuan,” tegas Menteri Mukhtarudin.
Keluarga Reza Valentino Simamora kini menuntut keadilan, bukan hanya untuk mengenang putra mereka, tetapi juga demi memastikan tidak ada lagi keluarga PMI yang mengalami luka ganda: kehilangan orang tercinta sekaligus kehilangan barang peninggalan yang penuh makna.
(*/Tribun-medan.com)
Baca juga: Koper Reza Simamora, PMI Tewas di Korsel Tiba di Medan dalam Kondisi Rusak, Sang Ibu Histeris
Baca juga: Reza Valentino Simamora Tewas di Korea, Barang Dipulangkan ke Indonesia Koper Rusak, 2 Ponsel Hilang
Baca juga: ISAK Tangis Taruli Simamora, Barang Anaknya yang Meninggal di Korsel Berantakan, Diduga di Bandara
Reza Valentino Simamora Meninggal di Korsel
Reza Valentino Simamora
Reza Valentino Simamora Tewas di Korea
Kementerian P2MI
| REAKSI Istri Idja Djajuli Saat Didatangi Bawahan Suaminya, Tuntut Hutang Usai SK Satpol PP Digadai |
|
|---|
| TARIF Kamar Tempat Prabowo Beri Kejutan Ulang Tahun Seskab Teddy, Hotel Mewah di Tengah Kota Paris |
|
|---|
| Bocah Penuh Sundutan Rokok di Kediri Tewas di Tangan Neneknya Gegara Tak Mau Tidur Siang |
|
|---|
| Ini Alasan Rismon Sianipar Tantang Roy Suryo Debat soal Ijazah Jokowi |
|
|---|
| PEMICU Belasan Warga Bacok Pak Kades di Lumajang, Bermula Sakit Hati Dibentak Saat Pengajian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Keluarga-almarhum-Reza-Valentino-Simamora-DAN-Menteri-P2MI-Mukhtarudin.jpg)