Berita Viral
PEMICU Belasan Warga Bacok Pak Kades di Lumajang, Bermula Sakit Hati Dibentak Saat Pengajian
Inilah pemicu belasan warga bacok pak Kades di Lumajang bernama Sampurno (45) setelah acara pengajian
Saat ini, seluruh terduga pelaku masih dalam proses pemeriksaan untuk mendalami peran masing-masing. Mereka dijerat Pasal 262 ayat (2) juncto Pasal 307 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
“Beberapa pelaku telah mengaku melakukan kekerasan hingga menyebabkan luka. Kami masih mendalami peran masing-masing,” tegas Alex.
Sementara itu, kondisi korban dilaporkan mulai stabil setelah mendapatkan perawatan medis.
Kini Sampurno pun sudah pulang dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setelah menjalani perawatan usai jadi korban penganiayaan.
Sampurno pulang dari rumah sakit dengan kondisi kepala dibalut kain kasa dan berjalan tertatih ke mobil ambulans pada Rabu (15/4/2026) malam.
"Ya mungkin Mas Dani marah sama saya, enggak ada (masalah), iya (salah paham)," kata Sampurno di RSUD dr. Haryoto Lumajang, Rabu (15/4/2026) malam.
Tidak diketahui siapa Dani yang dimaksud Sampurno dan apa yang dilakukannya hingga terjadi kesalahpahaman.
Baca juga: Ratusan Warga Lalang Terima Manfaat Program Sosial KAI Divre I Sumut
Sampurno juga meminta maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang telah terjadi.
"Semoga jadi pelajaran buat saya, maafkan saya ya," ujar Sampurno.
Sebelumnya diberitakan Kepala Desa Pakel, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sampurno (45), jadi korban pengeroyokan menggunakan senjata tajam pada Rabu (15/4/2026).
Korban mengalami luka bacok di bagian kepala dan bahu kanan usai menerima tebasan celurit dari belasan pelaku.
Korban sempat cekcok dengan seseorang pada saat menghadiri acara pengajian di Kecamatan Ranuyoso pada Selasa (14/4/2026) malam.
Kejadian tersebut ternyata berlanjut dengan datangnya 15 orang ke rumah Sampurno dan melakukan penganiayaan hungga menyebabkan korban terluka.
Saat ini, Sat Reskrim Polres Lumajang masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini.
Polisi juga masih memburu pelaku yang langsung kabur usai melakukan penganiayaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/KADES-LUMAJANG-DIKEROYOK-kiri-Detik-detik-Kades-di-Lumajang-Sampurno.jpg)