Berita Viral

DIDUGA Korsleting, Kebakaran Asrama Polri Ciledug Hanguskan 20 Rumah, 40 KK Terdampak

Diduga korsleting listrik, kebakaran asrama Polri Ciledug hanguskan 20 rumah dan membuat sebanyak 40 KK terdampak

Kompas.com/INTAN AFRIDA RAFNI
KEBAKARAN ASRAMA POLRI - Kebakaran Asrama Polri Ciledug, 40 KK terdampak, puluhan rumah terbakar. Api cepat membesar, diduga akibat korsleting listrik. 

Sejumlah petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Hingga berita ini ditulis, petugas masih berjaga dan terus menyemprotkan air ke titik-titik api guna memastikan kobaran benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

Proses pemadaman sempat mengalami kendala. Akses jalan yang sempit membuat mobil pemadam kesulitan masuk ke area terdampak. Selain itu, kondisi angin yang cukup kencang diduga mempercepat penyebaran api ke bangunan lain di sekitarnya.

Seorang warga setempat, Arum (nama samaran), mengungkapkan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. “Tadi sekitar jam 16.00 WIB kebakarannya. Sekitar 10 menit kemudian damkar datang,” ujarnya di lokasi.

Ia menambahkan, api dengan cepat membesar dan merambat ke beberapa rumah di asrama. “Mobil damkar sempat kesulitan masuk, sementara anginnya juga kencang jadi cepat sekali menyebarnya,” katanya.


Selama proses pemadaman berlangsung, aliran listrik di kawasan tersebut turut dipadamkan demi menghindari risiko tambahan. Akibatnya, lingkungan sekitar sempat gelap saat petugas melakukan penanganan.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Belum ada keterangan resmi terkait kemungkinan korban jiwa maupun total kerugian akibat insiden tersebut. Petugas pemadam kebakaran masih terus melakukan pendinginan di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan situasi aman.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang langsung mengerahkan 50 personel dan 15 unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan si jago merah.

Petugas gabungan dikerahkan dari berbagai pos, termasuk Mako, UPT Ciledug, UPT Batuceper, Pos Pinang, hingga bantuan dari Pos Joglo, Jakarta Barat.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kota Tangerang, Sarpa Wasesa, mengungkapkan bahwa sekitar 40 KK terdampak dalam insiden tersebut.

Meski demikian, hingga saat ini tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa. 

“Yang kami ketahui jumlah KK sekitar 40-an. Untuk penyebab awal belum teridentifikasi, dugaan sementara akibat korsleting listrik,” ujarnya.

*/TRIBUN-MEDAN.COM

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved