Berita Nasional

Niat Prabowo Ingin Fokuskan MBG untuk Anak Kurang Gizi, Sebut Keluarga Mampu Tak Akan Dapat

Sebagai respons atas hal tersebut, Badan Gizi Nasional kini tengah menyiapkan sebuah tim khusus.

DOK/POLRES PEMATANGSIANTAR
DAPUR MBG - Aktivitas Dapur MBG Polres Pematangsiantar, Hingga kini hanya satu Dapur MBG yang memiliki sertifikasi laik higiene dan sanitasi di Kota Pematangsiantar, Selasa (4/11/2025) 

TRIBUN-MEDAN.com - Arahan dari Prabowo Subianto terkait fokus program MBG mulai ditindaklanjuti secara konkret.

Program ini diarahkan untuk lebih menyasar anak-anak yang mengalami kekurangan gizi serta masyarakat dari kalangan kurang mampu, sehingga manfaatnya benar-benar terasa bagi yang membutuhkan.

Sebagai respons atas hal tersebut, Badan Gizi Nasional kini tengah menyiapkan sebuah tim khusus.

Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, menjelaskan bahwa tim ini akan memiliki tugas penting dalam memilah dan menentukan siapa saja yang berhak menerima manfaat dari program MBG.

Langkah pembentukan tim ini, menurut Nanik, merupakan bagian dari upaya menerjemahkan arahan presiden agar distribusi program benar-benar tepat sasaran, bukan sekadar merata tanpa prioritas.

“Minggu depan sudah mulai disurvei di Jakarta untuk menyisir penerima manfaat,” katanya, dilansir dari Kompas.com, Rabu (15/4/2026).

Tim yang dibentuk tersebut diberi nama Tim Optimalisasi Penerima Manfaat.

Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat pendekatan berbasis kebutuhan, yang dinilai menjadi kunci agar program MBG dapat berjalan lebih efektif ke depan.

Tak hanya bekerja sendiri, BGN juga akan memulai koordinasi dengan Kementerian Sosial dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Salah satu bentuk kerja sama itu adalah pertukaran data penerima manfaat dari kedua kementerian, guna memperkaya dan menyempurnakan basis data yang ada.

Meski demikian, proses verifikasi tidak berhenti pada data administratif saja.

Tim yang dibentuk BGN tetap akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan validitas data, sehingga bantuan benar-benar diterima oleh pihak yang berhak.

Nanik menegaskan bahwa BGN ingin memastikan program MBG tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga memberikan dampak nyata di masyarakat.

Karena itu, pengawasan dan evaluasi akan terus diperkuat agar pelaksanaan program ini berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

"Iya nantinya data dari kita," ujar Nanik singkat.

Keinginan Prabowo

Adapun permintaan Prabowo agar MBG berfokus pada anak dari keluarga kurang mampu juga disampaikan Nanik melalui keterangan resminya, Kamis (9/4/2026).

“Jadi kalau anak-anak orang mampu, kan tidak membutuhkan MBG karena orangtuanya sudah bisa memberi makanan bergizi yang baik di rumahnya,” kata Nanik.

Presiden juga menekankan penyaluran tidak dilakukan secara paksa. Siswa dari keluarga mampu tidak wajib menerima bantuan.

“Presiden menyampaikan bahwa program ini tidak boleh dipaksakan. MBG harus difokuskan kepada anak-anak yang benar-benar membutuhkan perbaikan gizi,” ujar Nanik.

BGN menyiapkan tim untuk memilah penerima. Langkah ini bertujuan memastikan distribusi lebih tepat dan efisien.

Nanik menilai pendekatan berbasis kebutuhan menjadi kunci efektivitas program.

“Kami ingin memastikan MBG tepat sasaran dan memberi dampak nyata. Karena itu, pengawasan dan evaluasi akan terus kami perkuat agar program ini berjalan optimal,” tuturnya.

Artikel sudah tayang di Kompas

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved