Komcad ASN 2026
Komcad ASN 2026 Dimulai, Apa Saja Pelatihan yang Didapat?
Kementerian Pertahanan (Kemenhan) sudah mulai membuka pelatihan bagi ASN yang sudah mendaftar sebagai Komcad.
Ringkasan Berita:
TRIBUN-MEDAN.COM,- Kementerian Pertahanan (Kemenhan) sudah mulai membuka pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) bagi 2.019 aparatur sipil negara (ASN) dinyatakan lolos seleksi awal.
Kepala Pusat Komponen Cadangan Badan Cadangan Nasional (Bacatanas) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Brigjen Hengki Yuda Setiawan mengatakan, dari total kuota 2.200 orang, tercatat sebanyak 2.205 ASN dari 48 kementerian dan lembaga diusulkan sebagai calon Komcad.
Baca juga: Kurang dari 24 Jam, Sat Reskrim Polres Tapteng Ringkus Pelaku Curanmor di Sorkam
Dari jumlah tersebut, 2.115 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan.
"Hasilnya, sebanyak 2.019 peserta dinyatakan lulus dan berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, sementara 96 peserta tidak lulus,” kata Hengki, Senin (13/4/2026), dikutip dari Kompas.com.
Materi Belajar
Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Letnan Jenderal Gabriel Lema mengatakan, peserta Komcad akan mendapat pelatihan militer.
Baca juga: Heboh Penerbangan Militer Pesawat AS, Apakah Melanggar PP No 4 Tahun 2018?
Pelatihan militer ini mencakup pengetahuan dasar dan terbatas tentang kemiliteran.
Kemudian, peserta Komcad ASN 2026 juga akan mendapat pelatihan menembak terbatas.
“Iya, pengetahuan dasar. Jadi kurikulum sudah diatur kaitannya dengan nuansa yang bersifat militer, itu bersifat pengetahuan. Pengetahuan terbatas ya,” kata Gabriel saat pelepasan Komcad ASN kementerian di Monas, Senin (13/5/2026).
Tidak hanya itu, Komcad ASN 2026 ini juga akan dibekali dengan pengetahuan tentang senjata.
Baca juga: Tergiur Keuntungan Rp 20 Juta, Guru Swasta di Medan Edarkan Sabu dan Ekstasi
“Ya, senjata juga demikian. Karena mereka pun nanti harus melaksanakan latihan menembak terbatas. Tentunya pengetahuan senjata juga demikian,” ujar dia.
Selain itu, peserta juga akan mengikuti berbagai kegiatan bersama yang dirancang menyerupai aktivitas militer.
Hal ini bertujuan untuk membangun kemampuan dalam merespons perintah secara cepat dan terkoordinasi dalam satu sistem kerja tim.
Baca juga: PILU Aynne Olar, ASN Tewas di Hari Ulang Tahun, Motor yang Dikendarainya Tabrakan dengan Pick Up
“Kegiatan bersama terpola dalam berbagai macam kegiatan yang mungkin condong ke militer, tapi itu untuk menjamin bagaimana suatu perintah yang diterima dapat dijawab secara kolaboratif di dalam sistem dan komunitas,” kata Gabriel.
Terkait materi pembelajaran, Gabriel menyebut kurikulum Komcad disusun secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai kementerian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Marinir-latih-Komcad-ASN-2026.jpg)