Berita Nasional

Disebut Rismon Peneliti Gadungan, Reaksi Roy Suryo: Si Omon, Dia Sudah Menjadi Zombie

Roy Suryo mengaku tidak perlu menanggapi tudingan Rismon Sianipar mengenai peneliti gadungan.

Tribun Medan/Istimewa
POLEMIK IJAZAH JOKOWI - Kolase foto pakar telematika Roy Suryo dan pakar digital forensik Rismon Sianipar. Kedua pakar itu makin geregatan usai gelar perkara khusus ijazah Jokowi yang digelar Bareskrim di Mabes Polri, Rabu (9/7/2025). 

Di sisi lain, Rismon kini menyindir pihak-pihak yang masih berpihak pada Roy Suryo dan Dokter Tifa.

"Ngapain kalian kalau kalian tidak punya political agenda, political motif, ya ngapain kalian berada satu kolam dengan peneliti gadungan ya, Pak Roy Suryo ini ya," katanya, dikutip dari TribunBogor.

Ia juga menyebut kalau Roy Suryo selama ini kerap menyebar hoaks setiap hari.

"Setiap hari dia meng-generate hoaks tetapi menuduh orang lain hoaks," ucapnya.

Rismon pun mengungkap bahwa Roy Suryo di buku Jokowi White Paper, Roy Suryo tidak memperlihatkan bukti soal ijazah Jokowi 99,9 persen palsu.

"Apakah kalian tidak baca buku 49 halaman tulisannya Pak Roy Suryo ini, tidak ada satuun nilai, atau angka nilai error, nilai apapun itu yang merujuk ke 99,9 persen palsu," katanya.

"Di mana di situ ditulis? Saya sudah baca ini tuntas dan metode apa tidak ada," tandas Rismon.

Itulah, kata Rismon, yang merupakan hoaks yang terus diglorifikasi oleh Roy Suryo saat tampil di tv dan mengatakan 99,9 persen palsu.

Padahal pada kenyataannya, di buku itu tidak ada Roy Suryo bisa membuktikannya.

"Apa metodenya? Coba sebutkan di mana itu ditulis. Halaman berapa? Enggak ada," katanya.

Ia juga menyindir pengacara yang rajin mendukung hoaks Roy Suryo.

"Apa lagi si pengacara raja konten itu selalu mengglorifikasi apa hoaks-hoaks-nya Roy Suryo ini. 99,9 persen palsu. Mana? Coba tunjukkan di mana itu ada," kata Rismon.

Ia pun menduga ada motif terselubung di balik dukungan yang ditujukan oleh sang pengacara pada hoaks yang dibuat oleh Roy Suryo.

"Apakah Anda tidak baca 49 halaman tulisan Roy Suryo? Dan kalau tidak ada motif untuk memperpanjang kasus ini demi konten, demi political gain 2029, harusnya kau baca itu tulisan Roy Suryo itu," bebernya.

Rismon pun mengatakan kalau kasus ini memang sengaja diperpanjang oleh Roy Suryo.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved