Berita Viral

IMBAS PEMBAKARAN Rumah Preman Terduga Bandar Narkoba, Kapolsek dan Kanit Reskrim Dicopot Kapolda

Dua pejabat kepolisian dicopot usai aksi warga merusak dan membakar rumah yang diduga milik bandar narkoba di Kelurahan Panipahan

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/Tangkapan Layar Video
Ratusan warga membakar rumah terduga bandar narkoba di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, Jumat (10/4/2026) malam. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Imbas pembakaran rumah oknum preman sekaligus terduga bandar narkoba di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Sabtu (11/4/2026), jabatan Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Panipahan dicopot Kapolda Riau.

Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, mencopot Kapolsek Panipahan AKP Robiansyah dan Kanit Reskrim Polsek Panipahan Aipda Rahmat Ilyas, Minggu (12/4/2026). 

Pencopotan tersebut dilakukan menyusul aksi unjuk rasa warga yang berujung anarkis.

Herry menyatakan, langkah itu merupakan bentuk evaluasi dan tanggung jawab institusi atas dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia menilai jajaran Polsek Panipahan belum mampu menjaga kondusivitas wilayah secara optimal, sehingga situasi berkembang menjadi tidak terkendali.

"Ini adalah bentuk evaluasi dan tanggung jawab kami. Kami melihat ada hal-hal yang tidak berjalan sebagaimana mestinya dalam menjaga situasi kamtibmas di Panipahan. Karena itu, kami mengambil langkah tegas," kata Herry.

Ia menegaskan, setiap pimpinan wilayah harus peka dan mampu membaca situasi di tengah masyarakat.

"Seorang pimpinan harus hadir, peka, dan mampu membaca situasi. Ketika itu tidak berjalan dengan baik, maka harus ada langkah korektif," jelasnya.

Herry memastikan, Polda Riau bergerak cepat sejak awal kejadian. Kapolres bersama Wakil Bupati Rohil langsung turun ke lokasi untuk meredam situasi dengan melibatkan tokoh masyarakat, agama, dan adat.

"Kami bergerak cepat sejak awal. Kapolres bersama Wakil Bupati sudah turun langsung ke lapangan, mengajak tokoh-tokoh masyarakat untuk berdialog dan meredam situasi. Ini bagian dari pendekatan yang kami lakukan agar kondisi segera kondusif," kata Herry.

Ia menambahkan, Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi bersama Irwasda dan Kabid Propam Polda Riau, serta Bupati Rohil kembali turun ke Panipahan untuk memastikan kondisi tetap terkendali.

Pengawasan di lapangan juga diperkuat, termasuk komunikasi dengan masyarakat.

"Kami ingin memastikan bahwa situasi tetap terkendali. Tidak ada eskalasi lanjutan, serta seluruh permasalahan ditangani secara komprehensif, baik dari sisi keamanan, penegakan hukum, maupun pendekatan sosial," ujarnya.

Herry menyebut kondisi di lokasi mulai berangsur pulih dan aktivitas masyarakat kembali normal, meski langkah preventif tetap diperkuat.

"Kami mengimbau, kepada seluruh masyarakat Panipahan agar tetap menjaga ketenangan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh keadaan," tambahnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved