Berita Viral

Suami Intan Anggraeni Muncul, Pengakuan Rey soal Dilaporkan Pernikahan Sesama Jenis

Rey menegaskan bahwa sejak awal hubungan, ia tidak pernah menyembunyikan identitas aslinya dari Intan maupun lingkungan sekitar.

Tribunjatim.com
Terungkapnya pernikahan sesama jenis antara dua wanita di Kota Malang, Jawa Timur, berujung laporan polisi. 

TRIBUN-MEDAN.com - Yupi Rere alias Rey suaminya Intan akhirnya muncul usai disebut diduga penipuan berkedok pernikahan siri sesama jenis

Yupi Rere alias Rey membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya, termasuk dugaan pemalsuan identitas serta janji pernikahan mewah kepada pelapor, Intan Anggraeni.

Rey menegaskan bahwa sejak awal hubungan, ia tidak pernah menyembunyikan identitas aslinya dari Intan maupun lingkungan sekitar.

Ia juga menyebut bahwa Intan sudah mengetahui jati dirinya dan kerap datang ke rumah serta berinteraksi dengan teman-temannya.

Baca juga: Balita Selamat Usai yang Terlindas Mobil MBG di Indramayu, Sang Ibu Akui Anaknya Terlalu Aktif

Bantah Janji Pernikahan Mewah dan Fasilitas

Dikutip dari Kompas.com, terkait beredarnya fotokopi KTP yang dijadikan barang bukti, Rey membantah telah memalsukan dokumen tersebut. 

Ia mengaku hanya memberikan foto identitas, sementara proses pencetakan dilakukan oleh Intan sendiri.

“Itu fotokopi KTP, dia sendiri yang nge-print. Kalau dari aku hanya foto, tapi kalau KTP yang aku kasih KTP asli,” ujar Rey, Kamis (9/4/2026).

Rey juga menepis tudingan bahwa dirinya pernah menjanjikan pesta pernikahan mewah, rumah, maupun mobil kepada Intan. 

“Aku tidak pernah menjanjikan, dan teman-temannya dia paham dan tahu kalau aku enggak suka janji,” katanya.

Baca juga: Ditinggal ke Acara Pemakaman Ortu, Kedai Literacy Coffee Dibobol Maling, Uang Ribuan Dollar Raib

Rey menambahkan bahwa dirinya selama ini justru terbiasa membantu orang lain bahkan sebelum mengenal Intan, yang menurutnya kadang memicu kesalahpahaman.

Selain itu, Rey juga membantah tuduhan adanya intimidasi maupun ancaman terhadap Intan. 

“Aku tidak pernah ngancam atau mengintimidasi dia. Terakhir aku hanya tanya atas dasar apa melaporkan aku,” ujarnya.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kasus ini telah resmi dilaporkan ke Polresta Malang Kota pada Rabu (8/4/2026) dengan nomor laporan PM/611/IV/Reskrim/2026/SPKT Polresta Malang Kota Polda Jawa Timur.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved