Berita Viral

AKHIRNYA ASN Perawat yang Sepele Bikin Bayi Nyaris Tertukar Diberhentikan Sementara, Publik Geram

Perawat yang ceroboh dan nyaris membuat bayi tertukar diberhentikan sementara dari RS Hasan Sadikin Bandung. 

TRIBUN MEDAN
BAYI TERTUKAR - Ibu bayi yang nyaris tertukar di RSHS, Nina Saleha saat ditemui Tribun Jabar di kediamannya di Nanjung, Margaasih, Kabupaten Bandung, Kamis (9/4/2026) 

TRIBUN-MEDAN.com - Perawat yang ceroboh dan nyaris membuat bayi tertukar diberhentikan sementara dari RS Hasan Sadikin Bandung. 

Pengakuan korban di media sosial membuat publik simpatik. Publik mendesak rumah sakit tidak mempekerjakan perawat yag ceroboh. 

Kini terkuak sosok perawat tersebut. 

Ternyata sosok perawat itu sudah senior atau sudah 20 tahun bekerja di RS Hasan Sadikin

Selain memiliki pengalaman panjang, perawat tersebut juga merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Kini, nasib perawat senior tersebut berada di ujung tanduk.

Manajemen RSHS Bandung telah mengambil tindakan tegas dengan menonaktifkan yang bersangkutan untuk sementara waktu.

Langkah ini diambil guna mempermudah proses investigasi internal.

Pihak rumah sakit juga melibatkan komite keperawatan untuk mengkaji tingkat kompetensi dan kesalahan yang dilakukan.

Ancaman Sanksi Pemecatan Permanen

Asisten Manajer Keperawatan RSHS Bandung menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan analisis mendalam terkait insiden tersebut.

Jika hasil audit menunjukkan adanya kelalaian yang fatal, sanksi berat telah menanti.

Perawat tersebut terancam sanksi disiplin sesuai regulasi yang berlaku bagi ASN. Sanksi tersebut bisa berujung pada pencabutan kewenangan profesi.

Jika terbukti ada unsur kesengajaan atau kelalaian yang tidak dapat ditoleransi, perawat senior itu terancam diberhentikan.

“Kalau jelas kelalaian akan dicabut sampai permanen tergantung kasusnya, kalau sengaja bisa diberhentikan," papar Asisten Manajer Keperawatan RSHS Bandung.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved