Berita Viral
AKHIR Pelarian Preman Kampung yang Aniaya Ayah Pengantin hingga Tewas, Polisi Tembak Kaki Yogi
Berakhir sudah pelarian pelaku utama gerombolan pemalak di hajatan pernikahan yang menewaskan ayah pengantin di Purwakarta
TRIBUN-MEDAN.com - Berakhir sudah pelarian pelaku utama gerombolan pemalak brutal di hajatan pernikahan yang menewaskan ayah pengantin di Purwakarta, Jawa Barat.
Tersangka bernama Yogi Iskandar (38) ditangkap pada Senin (6/4/2026) di wilayah Sagalaherang, Kabupaten Subang.
Yogi langsung kabur setelah peristiwa pengeroyokan yang menewaskan Dadang (58), ayah pengantin wanita, di Kampung Cikumpay PTPN, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (4/4/2026) lalu.
Meski berupaya kabur, jejak preman kampung itu terendus oleh polisi. Tim Resmob Satreskrim Polres Purwakarta pun menghadiahi timah panas di kaki Yogi.
Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya mengatakan, Yogi berupaya melarikan diri ke Cianjur melewati hutan.
Yogi dilumpuhkan dengan tembakan di bagian kaki saat berusaha kabur kemudian digiring ke RSUD Bayu Asih, Purwakarta.
Setelah ditelusuri, terungkap Yogi merupakan mantan narapidana kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pernah dipidana tahun 2007 dengan masa hukuman tiga tahun.
Setelah bebas dari penjara, Yogi tidak memiliki pekerjaan tetap.
Baca juga: Ultimatum AS Dekati Deadline, Israel Larang Warga Iran Naik KA, Arab Saudi Tutup Jembatan King Fahd
Datang Tak Diundang, Minta Rp 500 Ribu
Yogi datang sebagai tamu tak diundang bersama sejumlah rekannya dalam kondisi mabuk.
Di lokasi hajatan, pelaku meminta uang Rp500 ribu kepada tuan rumah untuk membeli minuman keras.
Permintaan tersebut sempat ditanggapi dengan pemberian Rp100 ribu, namun ditolak oleh pelaku karena dianggap kurang.
Dalam kondisi emosi dan terpengaruh alkohol, Yogi kemudian membuat keributan.
Melihat terjadi keributan di tengah acara hajatan, korban Dadang bergegas keluar rumah untuk menegur para pelaku.
Nahas, Dadang justru menjadi sasaran amukan.
Pelaku memukul korban menggunakan potongan bambu dan tangan kosong hingga tersungkur dan tidak sadarkan diri.
Yogi Iskandar
pemalak hajatan Purwakarta
pemalak hajatan di Purwakarta
pemalak aniaya ayah pengantin
Kapolres Purwakarta
| ULTIMATUM Trump Dekati Deadline, China Mendadak Tutup Langitnya, Arab Tutup Jembatan King Fahd |
|
|---|
| PENYELIDIKAN Dugaan Korupsi Ridwan Kamil Macet, KPK Alasan Semua Butuh Proses: Sedang Ditelaah |
|
|---|
| Dubes Iran Tegaskan Komitmennya untuk Mempermudah Kapal Tanker Indonesia Melintasi Selat Hormuz |
|
|---|
| ISAK TANGIS Zulkarnain, Anak Sulungnya Tewas Diduga Gegara Curi Buah Matoa di Medan Labuhan |
|
|---|
| Krisis Selat Hormuz, Ultimatum Trump dan Ancaman Lebih Dahsyat ke Iran: Kalian Bajingan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pelaku-utama-pemalakan-hajatan-nikah-Purwakarta.jpg)