Medan Terkini
Remaja Ngaku Disiksa Aparat Polres Pelabuhan Belawan, Kaki Ditembak Tanpa Perlawanan, Mata Dilakban
Kepala Operasional KontraS Sumut Adinda Zahra Noviyanti menyebut terdapat indikasi penyiksaan selama proses penangkapan dan pemeriksaan.
TRIBUN-MEDAN.com - Remaja berinisial FS (19) mengaku mengalami dugaan penyiksaan saat ditangkap aparat kepolisian di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (9/2/2026) saat FS berada di rumah pamannya di Paluh Merbau, Kecamatan Percut Sei Tuan.
Ia mengaku didatangi sejumlah pria yang diduga anggota Polres Pelabuhan Belawan tanpa menunjukkan surat penangkapan.
FS kemudian diborgol, matanya dilakban, serta mengaku mengalami pemukulan selama perjalanan.
Baca juga: Geger Temuan Mayat Bayi Laki-laki di Sungai Percut Deli Serdang, Ditemukan Pemancing
“Saya disuruh telungkup di pinggir jalan. Kedua kaki saya ditembak (dari arah belakang betis),” ujar FS saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Kamis (19/3/2026).
FS kini masih menjalani perawatan dengan satu proyektil yang masih bersarang di kakinya.
Ditembak Meski Tak Melawan
FS menyebut dirinya dibawa ke suatu lokasi dan diperintahkan telungkup sebelum ditembak di kedua kakinya. Menurut pengakuannya, tindakan tersebut dilakukan meski ia tidak melakukan perlawanan.
Setelah itu, ia sempat dibawa ke fasilitas kesehatan sebelum akhirnya ditahan dan kembali mengalami dugaan kekerasan.
“Pas diturunkan dari mobil, disepak dulu. Dipaksa jalan sendiri. Mau enggak mau nahan sakit lah,” ujar FS.
Baca juga: PEMERINTAH Pastikan Tak Menaikkan Harga BBM, Mensesneg: Masyarakat Tak Perlu Panik
Terkait Kasus Tawuran
FS diketahui merupakan warga Kecamatan Medan Belawan dan diduga terlibat tawuran pada Minggu (8/2/2026).
Dalam peristiwa tersebut, seorang pedagang ikan, Dian Iqbal Saragih (33), meninggal dunia. Polisi menduga korban tewas akibat tembakan suar (SOS) yang dilepaskan FS.
“Dari hasil interogasi awal, tersangka FS mengakui perbuatan menembakkan SOS dan mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujar Kasi Humas Polres Pelabuhan Belawan Kompol Edy Suranta.
FS mengakui menembakkan SOS, namun menyebut tidak mengetahui mengenai korban yang terkena.
Baca juga: Dugaan Pelanggaran Kode Etik Penangkapan Tersangka Penganiayaan di Belawan, Polisi Beri Klarifikasi
| Gala Premiere The Super Mario Galaxy Movie di Medan, Pengunjung Ramaikan dengan Kostum Mario |
|
|---|
| Diduga Dianiaya Abang Kandung yang Mabuk, Dokter Kecantikan di Medan Lapor Polisi |
|
|---|
| Kronologi Polda Sumut Tangkap Eks Pejabat Bank Aek Nabara yang Gelapkan Uang Jemaat Rp 28 M |
|
|---|
| Satpol PP Medan Tertibkan PKL di Lapangan Merdeka dan Kesawan |
|
|---|
| Tanggapan Kejati Sumut soal Dugaan Jaksa Pamer Senjata Api ke Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-polisi-bunuh-diri.jpg)