Mobil Listrik

Daftar Mobil Listrik yang Beredar di Indonesia, Ini Ragam Jenisnya

Di Indonesia ada beragam jenis mobil listrik yang beredar sejak lama, mulai dari yang pribadi dan komersial bus.

Penulis: Array A Argus | Editor: Array A Argus
ChatGPT
PENGISIAN DAYA- Ilustrasi mobil listrik saat melakukan pengisian daya. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Keberadaan mobil listrik kembali menjadi sorotan nasional setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana besar untuk mengganti seluruh kendaraan di Indonesia dengan kendaraan berbasis tenaga listrik.

Gagasan ini tidak hanya mencakup kendaraan roda dua dan roda empat, tetapi juga diperluas hingga truk dan traktor.

Langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mendorong transisi energi dan mempercepat penggunaan kendaraan ramah lingkungan di seluruh sektor transportasi.

Baca juga: Harta Kekayaan Letjen TNI Bambang Trisnohadi, Kepala Staf Teritorial TNI yang Baru

Ilustrasi Pengendara Mobil listrik yang sedang melakukan pengecasan kendaraan listrik pada salah satu Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Ilustrasi Pengendara Mobil listrik yang sedang melakukan pengecasan kendaraan listrik pada salah satu Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). (Tribun Medan/HO)

Jika melihat ke belakang, perjalanan mobil listrik di Indonesia sebenarnya sudah dimulai sejak pertengahan 2010-an.

Pada masa itu, sejumlah model premium mulai hadir melalui jalur impor, seperti Tesla yang masuk sekitar tahun 2014, Mitsubishi Outlander PHEV, serta BMW i3s yang sempat tampil di pameran GIIAS 2019.

Meski masih terbatas dan berharga tinggi, kehadiran model-model tersebut menjadi tonggak awal pengenalan teknologi kendaraan listrik kepada masyarakat.

Baca juga: Nasib Dokter Richard Lee, Masa Penahanannya di Rutan Akan Diperpanjang

Memasuki periode 2020–2022, perkembangan mobil listrik semakin terasa.

Beberapa produsen mulai menghadirkan SUV dan city car listrik yang lebih terjangkau, antara lain Hyundai Kona Electric, Wuling Air EV, dan MG ZS EV.

Di periode ini pula mulai bermunculan model plug-in hybrid (PHEV) dari sejumlah merek premium.

Kehadiran pilihan yang lebih variatif membuat pasar kendaraan listrik perlahan terbentuk dan menarik minat pengguna baru.

Baca juga: Roy Suryo Lega Keputusan dr Tifa di Kasus Ijazah Jokowi, Soroti Isu Tudingan Dana Rp 50 Miliar

Pada tahun 2023–2024, pertumbuhan mobil listrik di Indonesia mencapai fase ledakan volume.

Deretan mobil listrik baru masuk pasar dengan harga lebih bersaing, seperti Wuling Binguo EV, Neta V dan Neta V-II, Wuling Cloud EV, hingga berbagai model lain yang sudah dirakit secara lokal (CKD).

Produksi dalam negeri ini menjadi salah satu faktor yang memperluas adopsi, karena harga jual dapat ditekan dan lebih sesuai dengan daya beli masyarakat.

Baca juga: Daftar 7 Negara di ASEAN Terapkan WFH Termasuk Indonesia dan Vietnam Antisipasi Krisis Energi Global

SPKLU PLN Siap Layani Pengendara Mobil Listrik di Sumut Selama Libur Idul Adha 1446 H
SPKLU PLN Siap Layani Pengendara Mobil Listrik di Sumut Selama Libur Idul Adha 1446 H (Tribun Medan/HO)

Secara keseluruhan, jenis mobil listrik yang beredar di Indonesia kini semakin beragam.

Tidak hanya city car kecil, tetapi juga SUV, hatchback, sedan mewah, hingga kendaraan komersial. Mayoritas model tersebut mulai ramai hadir sejak 2019 dan terus tumbuh pesat hingga 2024.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved