Berita Viral
TRUMP Berikan Batas Waktu hingga 6 April 2026, Pakistan Minta Dua Pejabat Iran Ini Jangan Dibunuh
Donald Trump pada Kamis (25/3/2026) memutuskan untuk memperpanjang batas waktu serangan terhadap aset energi Iran hingga 6 April 2026.
TRIBUN-MEDAN.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memutuskan untuk memperpanjang batas waktu kepada Iran hingga 6 April 2026.
Presiden Trump mengeklaim, penundaan serangan lebih dahsyat itu atas permintaan Iran.
Ia menuturkan bahwa negosiasi yang ia klaim bersama Teheran menunjukkan perkembangan positif.
"Pembicaraan sedang berlangsung dan, terlepas dari pernyataan keliru yang bertentangan oleh media berita palsu, dan lainnya, pembicaraan (negosiasi) berjalan sangat baik," tulis Trump melalui akun Truth Social miliknya, dikutip pada Jumat (26/3/2026).
Pada Sabtu sebelumnya, Trump memberikan tenggat 48 jam kepada Iran untuk membuka Selat Hormuz yang vital bagi jalur distribusi minyak dunia.
Ia juga mengancam akan menghancurkan fasilitas pembangkit listrik Iran.
Namun, tenggat tersebut kini telah diperpanjang dua kali. "Sesuai permintaan Pemerintah Iran, mohon izinkan pernyataan ini untuk menyatakan bahwa saya menunda periode penghancuran Pembangkit Energi selama 10 hari hingga Senin, 6 April 2026, pukul 20.00, Waktu Bagian Timur," tulisnya.
Utusan khusus Trump, Steve Witkoff, dalam rapat kabinet sebelumnya mengungkap adanya “indikasi kuat” bahwa Iran bersedia bernegosiasi. Ia juga untuk pertama kalinya mengonfirmasi bahwa AS telah mengirimkan daftar 15 poin tuntutan kepada Teheran melalui perantara dari Pakistan.
"Kita akan melihat ke mana arahnya, dan apakah kita dapat meyakinkan Iran bahwa ini adalah titik balik tanpa alternatif yang baik bagi mereka, selain lebih banyak kematian dan kehancuran," kata Witkoff.
Di sisi lain, kantor berita Iran, Tasnim, melaporkan bahwa respons resmi Teheran terhadap proposal tersebut telah disampaikan melalui jalur diplomatik. "Tanggapan Iran terhadap 15 poin yang diusulkan oleh AS secara resmi dikirim tadi malam melalui perantara, dan Iran sedang menunggu tanggapan pihak lain."
Laporan itu menyebut Iran menuntut penghentian serangan oleh AS dan Israel, termasuk terhadap kelompok-kelompok sekutu Teheran di kawasan seperti Hizbullah di Lebanon.
Iran juga meminta kompensasi perang serta menegaskan bahwa kedaulatannya atas Selat Hormuz harus dihormati. Tuntutan tersebut dinilai melampaui isi proposal yang diajukan Washington.
Dalam pertemuan kabinet yang disiarkan dari Gedung Putih, Trump menyampaikan pernyataan yang berubah-ubah, mulai dari ancaman keras hingga klaim bahwa Iran berada di posisi lemah.
"Mereka ingin membuat kesepakatan. Alasan mereka ingin membuat kesepakatan adalah karena mereka telah benar-benar kalah telak," katanya.
Trump juga menyatakan kemungkinan AS mengambil alih sektor minyak Iran, dengan membandingkannya pada kesepakatan yang pernah dilakukan dengan Venezuela pasca penggulingan Nicolas Maduro.
perang Iran terkini
update perang iran
Perang Iran Terus Berlanjut
Trump berikan batas waktu sampai 6 April 2026
| DEBT COLLECTOR Kembali Berulah, Rampas Sepeda Motor Warga di Bekasi Padahal Sudah Lunas |
|
|---|
| BUKAN Pencabulan, Begini Fakta Sebenarnya Perempuan Melompat dari Boat Pompong di Pulau Mubud Batam |
|
|---|
| UPDATE Pemotor Tewas Tabrak Tiang Saat Dikejar Polisi, Istri Aipda RD Datangi Keluarga Korban |
|
|---|
| Ditekan Pakistan, Israel Akhirnya Hapus Dua Nama Ini dari Daftar Target Operasi Pembunuhan |
|
|---|
| TERNYATA Lansia WNA Asal Singapura Dibunuh Gegara Godain Pacar Orang, Jasadnya Dibuang ke Sungai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/SERANGAN-NUKLIR.jpg)