Breaking News

Berita Viral

Israel Ngadu ke UNICEF, Banyak Anak-anak jadi Korban Serangan Rudal Iran, Tuduh Gunakan Bom Curah

Kementerian Luar Negeri Israel mengirimkan surat kepada UNICEF karena banyak anak-anak jadi korban serangan rudal Iran.

|
Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/X
Iran berhasil merudal wilayah selatan Israel, termasuk kota Dimona dan Arad. Serangan ini menjadi salah satu eskalasi paling signifikan dalam konflik terbuka antara kedua negara. Dilansir dari Associated Press, Minggu (22/3/2026), rekaman dari layanan darurat Israel menunjukkan kawah besar di samping bangunan yang tampak seperti gedung apartemen dengan dinding luar yang hancur. Rudal Iran itu tampaknya menghantam area terbuka hingga menyebabkan ratusan orang menjadi korban. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Serangan rudal Iran di kota pesisir Tel Aviv, Rabu (25/3/2026), mengakibatkan puluhan orang korban. Serangan ini merupakan balasan Iran ke sejumlah kota di Israel, termasuk Tel Aviv dan Safad.

Sebelumnya, Israel melancarkan serangan ke Teheran yang menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 28 lainnya di wilayah permukiman. 

Pada akhir pekan lalu, lebih dari 100 orang terluka akibat serangan rudal Iran terhadap kota-kota gurun di selatan Israel yakni Dimona dan Arad, banyak korban dalam kondisi kritis.

Menurut juru bicara militer Israel, Iran menggunakan bom curah dalam serangan tersebut. 

Sebuah rudal yang membawa amunisi klaster meledak di udara di atas sasaran dan menyebarkan banyak unit amunisi kecil, yang juga disebut bomblet, ke area yang luas. Proyektil semacam ini sulit untuk ditangkis.

Menurut data militer Israel, dampak dari senjata jenis dapat menjangkau hingga 10 kilometer. 

Di sisi lain, Israel juga meningkatkan serangannya terhadap Iran.

Militer Israel mengumumkan serangkaian serangan besar-besaran baru terhadap fasilitas pemerintah. 

Tak lama setelah itu, dilaporkan terjadi ledakan hebat di Teheran.

Bom curah, atau yang dikenal juga dengan sebutan bom cluster, munisi tandan, atau cluster munitions, adalah jenis bom yang di dalamnya berisi puluhan hingga ratusan bom kecil (submunisi).

Cara Kerja dan Karakteristik Bom Curah

Ketika dilepaskan dari pesawat atau ditembakkan dari darat/laut, bom ini akan pecah di udara dan menyebarkan bom-bom kecil tersebut ke area yang sangat luas.

Begitu juga halnya jika rudalnya dicegat di langit, maka bom curah akan menyembur ke berbagai penjuru.

Senjata ini dirancang untuk menghancurkan target yang tersebar, seperti konvoi kendaraan militer, landasan pacu, atau konsentrasi pasukan musuh.

Bom curah dianggap sangat berbahaya dan kontroversial karena dua alasan utama.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved