Berita Viral

KEKAYAANNYA Capai Rp166,5 Miliar, Sosok Rudy Mas’ud Bukan Sembarangan, Kini Minta Maaf ke Prabowo

Nilai harta kekayaan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud tercatat mencapai sekitar Rp166,5 miliar.

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/Kolase Istimewa
GUBERNUR RUDY dan PRESIDEN PRABOWO: Polemik pengadaan mobil dinas mewah senilai Rp8,5 miliar oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akhirnya berujung pada permintaan maaf terbuka dari Gubernur Rudy Mas’ud. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Nilai harta kekayaan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud tercatat mencapai sekitar Rp166,5 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2025. Kekayaan tersebut terdiri dari tanah, bangunan, kendaraan, kas, serta harta bergerak lainnya.

Harta kekayaannya itu disorot di tengah polemik pengadaan mobil dinas mewah senilai Rp8,5 miliar oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, yang akhirnya berujung pada permintaan maaf terbuka dari Gubernur Rudy Mas’ud.

Permintaan maaf ini disampaikan setelah Presiden Prabowo Subianto menyinggung langsung kebijakan tersebut dalam sebuah wawancara dengan sejumlah jurnalis, yang kemudian memicu perdebatan luas di masyarakat.

Pernyataan Presiden Prabowo mengenai pengadaan mobil dinas mewah dianggap sebagai pengingat penting bagi seluruh kepala daerah agar lebih berhati-hati dalam menggunakan anggaran negara.

Teguran itu segera menjadi bahan perbincangan di media sosial, dengan banyak pihak menilai pengadaan kendaraan mewah tidak sejalan dengan semangat efisiensi dan prioritas pelayanan publik.

Baca juga: SOSOK Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud Minta Maaf ke Presiden Prabowo soal Mobil Dinas Rp8,5 Miliar

Respons Gubernur Rudy Mas’ud: Permintaan Maaf dan Komitmen Baru

Ditemui wartawan usai melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Islamic Center Samarinda, Rudy Mas’ud menyampaikan apresiasi atas teguran Presiden.

Ia menegaskan bahwa proses pengadaan mobil dinas jenis Range Rover tersebut sebenarnya telah dibatalkan sejak awal Maret 2026.

“Alhamdulillah tanggal 2 Maret sebenarnya kami sudah mengumumkan pembatalan, dan administrasinya selesai pada 11 Maret. Kendaraan dinas sudah dikembalikan, dan laporan resmi telah disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri,” jelas Rudy.

Permintaan Maaf dan Komitmen Baru

Dalam kesempatan itu, Gubernur Rudy menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto, jajaran pemerintah pusat, serta masyarakat Kalimantan Timur.

Ia menekankan keterbukaan terhadap kritik dan mengajak publik untuk ikut mengawal kebijakan daerah ke depan.

“Kami mohon maaf kalau ada yang kurang berkenan. Kami sangat menerima kritik dan saran itu. Tolong kami untuk bisa dikawal, agar bersama-sama membangun Kalimantan Timur,”ujarnya.

Baca juga: USAI Disentil Prabowo, Gubernur Kaltim Minta Maaf Soal Mobil Dinas Rp8,5 Miliar

Pengalihan Anggaran ke Sektor Prioritas

Rudy memastikan bahwa anggaran miliaran rupiah yang semula dialokasikan untuk mobil dinas akan dialihkan ke sektor yang lebih mendesak, terutama untuk memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM).

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved