Berita Viral

NASIB Deni, Linmas yang Dibacok Residivis Ternyata Duda dan Hidupi Anak-anaknya, Kini Dapat Bantuan

Deni telah mengabdi selama tiga tahun sebagai Linmas. Ia merupakan seorang duda yang menghidupi dirinya dan anak-anaknya.

IST/kolase Youtube/Youtube Kang Dedi Mulyadi
LINMAS DIBACOK - Seorang anggota Linmas Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, dibacok oleh seorang pria yang diduga residivis, Selasa (17/3/2026) sore. 

TRIBUN-MEDAN.com - Beginilah nasib Deni, Linmas yang dibacok residivis ternyata seorang duda.

Deni juga menghidupi anak-anaknya.

Usai menjadi korban penusukan tersebut, Deni kini dapat bantuan.

Baca juga: Polisi Serahkan Jenazah Wanita Tewas Terjatuh di Plaza Medan Fair Medan ke Keluarga

Diberitakan sebelumnya, seorang anggota linmas dibacok residivis di Sumedang.

Awalnya  pelaku memalak korban sejumlah uang saat sedang melakukan pengaturan lalu lintas dua hari sebelum terjadi pembacokan,.

Pelaku bernama Agus merupakan residivis yang merasa lahan parkirnya diambil alih.
 
Padahal, anggota linmas itu berada di kawasan itu untuk membantu masyarakat menyeberang.

Baca juga: CUCU Mpok Nori Tewas Dibunuh Mantan Suami Warga Negara Irak, Motif Tak Terima Pisah

Namun, niat tulus tersebut berbuah petaka pada suatu hari saat ia sedang menjalankan tugas piket desa. 

Agus mendatangi anggota linmas itu dan melontarkan tuduhan palsu telah melakukan pungutan liar (pungli) parkir.

Kesalahpahaman ini dipertegas oleh keterangan Bu Jamilah, ibu pelaku, yang menyatakan bahwa anggota linmas itu murni membantu warga dan tidak pernah meminta uang parkir.

Ketegangan memuncak ketika Agus atau pelaku menarik paksa anggota linmas tersebut. 

Karena mencoba membela diri dengan mendorong pelaku, pria tersebut justru mencabut senjata tajam dan menyerang Pak Deni secara membabi buta.

LINMAS DIBACOK - Seorang anggota Linmas Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, dibacok oleh seorang pria yang diduga residivis, Selasa (17/3/2026) sore.
LINMAS DIBACOK - Seorang anggota Linmas Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, dibacok oleh seorang pria yang diduga residivis, Selasa (17/3/2026) sore. (IST/kolase Youtube/Youtube Kang Dedi Mulyadi)

"Waktu itu saya refleks melawan karena ditarik-tarik," ujar Pak Deni saat menceritakan kembali peristiwa tersebut.

Akibat serangan tersebut, korban menderita luka bacok serius di bagian kepala yang memerlukan 19 jahitan.

Kasus ini menarik perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi berkesempatan menghubungi anggota linmas yang menjadi korban itu melalui sambungan video call, dikutip dari tayangan Youtube-nya, Minggu (22/3/2026).

Baca juga: Seorang Wanita Tewas Usai Terjatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Berikut Dasar Tanggung Jawab Mall

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved