Berita Viral

Presiden Trump Sebut NATO Macan Kertas, Pertimbangkan Akhiri Perang Iran

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan untuk mengakhiri operasi militer terhadap Iran.

Editor: AbdiTumanggor
Istimewa
DONALD TRUMP - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam pidato kenegaraan State of the Union, Selasa (24/2/2026). (WIKIMEDIA COMMONS/THE WHITE HOUSE) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan untuk mengakhiri operasi militer terhadap Iran setelah konflik berlangsung selama tiga minggu.

Pernyataan itu disampaikan Trump pada Jumat (20/3/2026), melalui platform Truth Social miliknya.

Namun, ia menegaskan bahwa pengamanan Selat Hormuz seharusnya menjadi tanggung jawab negara-negara lain yang juga bergantung pada jalur tersebut.

Sinyal penghentian operasi militer Trump menyebut Amerika Serikat semakin dekat dengan tujuan utama dalam konflik melawan Iran atau perang di Timur Tengah.

“Kita semakin dekat untuk mencapai tujuan kita saat kita mempertimbangkan untuk mengakhiri upaya militer besar kita di Timur Tengah,” tulis Trump.

Meski demikian, situasi di lapangan menunjukkan Selat Hormuz masih efektif tertutup dan ribuan Marinir AS dilaporkan sedang menuju kawasan Timur Tengah.

Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak seharusnya menjadi pihak utama yang menjaga Selat Hormuz.

Ia meminta negara-negara lain yang menggunakan jalur tersebut untuk mengambil tanggung jawab lebih besar.

“Selat Hormuz harus dijaga dan diawasi oleh negara-negara lain yang menggunakannya, Amerika Serikat tidak,” ujar Trump, dikutip dari AFP pada Sabtu (21/3/2026).

Sebelumnya, ia juga mengkritik sekutu NATO karena tidak memenuhi seruannya untuk mengamankan jalur minyak strategis tersebut.

Trump kembali menegaskan tujuan operasi militer terhadap Iran.

Tujuan tersebut mencakup mencegah Iran memiliki senjata nuklir, menghancurkan kemampuan militernya, serta melindungi sekutu di kawasan Teluk.

Dalam pernyataannya kepada wartawan di Gedung Putih, Trump juga menolak opsi gencatan senjata.

“Saya pikir kita telah menang,” kata Trump.

“Saya tidak ingin melakukan gencatan senjata. Anda tidak melakukan gencatan senjata ketika Anda benar-benar menghancurkan pihak lain,” lanjutnya. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved