Ijazah Jokowi

Sudah Dapat Rp 1 Miliar, Rismon Sianipar Tarik Buku Gibran End Game

Kini Rismon membuat manuver baru dengan menarik buku Gibran End Game (Wapres Tak Lulus SMA) yang sudah ditulisnya.

|
Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN
Kolase foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming berikan parcel kepada Rismon Sianipar, di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (13/3/2026) dan buku Gibran End Game yang akan ditarik Rismon. 

TRIBUN-MEDAN.com - Ahli digital forensik Rismon Sianipar masih jadi sorotan publik setelah berbalik sikap dalam polemik ijazah Jokowi.

Dalam manuvernya, Rismon sowan ke Solo dan minta maaf secara langsung kepada Jokowi. Sehari berselang, Rismon menyambangi Istana Wakil Presiden untuk minta maaf kepada Gibran Rakabuming Raka.

Kini Rismon membuat manuver baru dengan menarik buku Gibran End Game (Wapres Tak Lulus SMA) yang sudah ditulisnya.

Mantan ketua manajemen buku Gibran End Game sekaligus podcaster Sentana TV, Mikhael Sinaga mengungkap tentang penjualan buku tersebut.

Adapun buku berjudul Gibran End Game ditulis Rismon Sianipar dan diluncurkan sekitar awal Januari 2026. Buku ini berfokus pada kontroversi riwayat pendidikan Gibran. 

Mikhael Sinaga mengatakan, buku Gibran End Game sudah laku cukup banyak.

Buku setebal 280 halaman itu berujung ditarik secara sepihak oleh Rismon.

Adapun buku tersebut membahas hasil penelitian Rismon tentang surat keterangan penyetaraan ijazah SMA Gibran yang dianggap cacat prosedur.

Tentang buku Gibran End Game, Mikhael mulanya merasa janggal mengenai proses penulisan yang dilakukan oleh Rismon.

Pasalnya, kata Mikhael, Rismon mampu menyelesaikan buku tersebut hanya dalam waktu 15 hari.

"Di (buku) Gibran End Game, 280 halaman itu dia (Rismon) selesaikan dalam waktu setengah bulan," katanya, dikutip dari YouTube iNews, Rabu (18/3/2026).

Ia menduga buku Gibran End Game diselesaikan Rismon dengan dua cara, yakni menggunakan artificial intelligence (AI), ChatGPT, atau sudah ditulis sejak dulu.

"Jangan-jangan ini buku, ada dua kemungkinan yaitu ditulis pakai ChatGPT atau ditulisnya sudah lama, jadi tinggal nunggu rilis doang," ujarnya.

Mikhael juga merasa janggal mengenai permintaan Rismon agar buku Gibran End Game dirilis sebelum tahun baru 2026.

Dia mengatakan, Rismon seakan tidak mau menunggu penulis lainnya yakni pakar telematika Roy Suryo dan pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa untuk menyelesaikan tulisannya terlebih dahulu.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved