Berita Viral

Kabar Terkini Andrie Yunus di RSCM, Pihak Medis Ungkap Sudah Stabil, Kondisi Mata?

Andrie Yunus menderita luka bakar usai menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan Senen,

Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/KOMPAS
ANDRIE YUNUS - Aktivis KontraS, Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tak dikenal (12/3/2026) malam. Andrie Yunus masih dirawat di RSCM 

TRIBUN-MEDAN.com - Perkembangan terkini kondis Andrie Yunus (27) di RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Andrie Yunus merupakan aktivis KontraS yang jadi korban penyeragan air keras.

Pihak RSCM menyampaikan, kondisi Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) yang masih dalam perawatan.

Baca juga: Respons PDIP Wacana Potong Gaji Pejabat Mulai dari Presiden, Menteri,DPR, Pejabat Daerah hingga DPRD

Andrie Yunus menderita luka bakar usai menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) lalu.

TEREKAM CCTV: Dua pengendara motor berboncengan diduga menyiram air keras ke arah Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, di Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam. Media Asing Soroti Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras: Sebar Rasa Takut untuk Membungkam Suara Kritis.
TEREKAM CCTV: Dua pengendara motor berboncengan diduga menyiram air keras ke arah Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, di Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam. Media Asing Soroti Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras: Sebar Rasa Takut untuk Membungkam Suara Kritis. (TRIBUN MEDAN/Tangkapan layar video)

"Saat ini, kondisi umum pasien sudah stabil dan tidak dalam kondisi yang mengancam jiwa," demikian dikutip dari keterangan tertulis RSCM, pada Selasa (17/3/2026).

Baca juga: Tangis Pilu Sang Ibu, Detik-detik Putrinya Jessica Meninggal di RS Elisabeth Medan, Dokter Lalai?

Kata pihak medis RSCM, penanganan medis akan terus dilakukan secara bertahap sesuai dengan perkembangan kondisi pasien, termasuk 

kemungkinan tindakan rekonstruksi jaringan dan prosedur lanjutan untuk membantu mengoptimalkan pemulihan fungsi penglihatan.

Pihak RSCM menjelaskan momen Andrie Yunus mendapatkan penanganan pertama pasca-insiden serangan terhadapnya.

Jelasnya, pasien Andrie Yunus datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSCM pada Jumat (13/3/2026) dini hari sekitar pukul 12 malam, dengan keluhan luka bakar pada wajah, leher, dada, punggung, serta kedua lengan, disertai gangguan penglihatan pada mata kanan. 

Setibanya di IGD, tim medis segera melakukan pemeriksaan awal dan tindakan stabilisasi. 

Pemeriksaan menggunakan indikator pH menunjukkan adanya paparan zat kimia bersifat asam pada area luka.

Sebagai penanganan awal, tim medis melakukan irigasi atau pencucian pada area yang terpapar untuk menurunkan efek zat kimia serta menormalkan kondisi jaringan. 

"Hasil pemeriksaan lanjutan menunjukkan bahwa pasien mengalami luka bakar sekitar 20 persen pada area tubuh serta trauma kimia pada mata kanan dengan derajat keparahan tingkat tiga pada fase akut.

Kondisi tersebut menyebabkan penurunan tajam penglihatan serta kerusakan pada permukaan kornea," kata RSCM.

Pembersihan Jaringan yang Rusak pada Mata

Untuk menangani kondisi tersebut, pasien menjalani tindakan pembersihan jaringan yang rusak pada mata kanan serta transplantasi membran amnion guna melindungi permukaan mata dan mendukung proses penyembuhan. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved