Berita Viral

Kondisi Aktivis Andrie Yunus di RS Ditangani Dokter Spesialis Mata akibat Penyerangan Air Keras

Kondisi aktivis KontraS Andrie Yunus yang menjadi korban penyerangan air keras.

Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO
AKTIVIS KONTRAS - Aktivis Koalisi Masyarakat Sipil untuk Sektor Keamanan saat mencoba masuk ruang rapat Panja Revisi UU TNI DPR-RI dan Kemenhan di Hotel Fairmont, Jakarta, Sabtu (15/3/2025). Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, jadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal di Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kondisi aktivis KontraS Andrie Yunus yang menjadi korban penyerangan air keras.

Seperdi diberitakan, Andrie Yunus diserang orang tak dikenal (OTK), di kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3/2026) malam.

Dua pelaku eksekutor mengunakan sepeda motor berboncengan.

Kondisi Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, kini tengah berjuang melewati masa kritis akibat luka bakar kimia. 

Andrie Yunus masih menjalani perawatan di sebuah rumah sakit.

Kepala Divisi Impunitas KontraS, Jane Rosalina, mengungkapkan hasil pemeriksaan medis menunjukkan Andrie menderita luka bakar hingga 24 persen akibat reaksi inflamasi cairan korosif di area wajah, mata, kedua tangan, dan dada.


"Dari sejumlah luka yang dialami, kondisi paling serius terdapat pada mata kanan. Saat ini, korban telah mendapatkan penanganan khusus dari dokter spesialis bedah mata," ujar Jane kepada Tribunnews.com, Sabtu (14/3/2026).

Ancaman Infeksi dan Ruang Steril

Akibat tingkat keparahan luka bakar kimia tersebut, tim medis menempatkan Andrie di ruang perawatan intensif untuk menghindari komplikasi medis yang lebih berat.

"Mengacu pada tingkat keparahan luka, korban memerlukan perawatan intensif dalam kondisi yang steril agar proses pemulihan dapat berjalan optimal," jelas Jane. 

Tanggapan Kapolri

Kasus ini menarik perhatian serius pucuk pimpinan Polri.

Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi khusus untuk mengusut tuntas aksi teror ini.


"Kami dari segenap personel Polri, baik dari Polres Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, termasuk Mabes Polri yang mem-backup, akan serius dan bersungguh-sungguh untuk membuat terang benderang, mengungkap, dan menangkap pelakunya, siapa pun dia," tegas Irjen Isir dalam keterangannya, Sabtu (14/3/2026).

Kronologi Penyerangan Air Keras

Peristiwa tragis ini menimpa Andrie Yunus pada Kamis (12/3/2026) pukul 23.37 WIB, sesaat setelah korban menjadi narasumber podcast di kantor YLBHI bertajuk "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia".

Saat berkendara di Jalan Salemba I-Talang, dua pria yang berboncengan motor matic—diduga Honda Beat keluaran 2016-2021—datang melawan arah dan langsung menyiramkan air keras.

Tidak ditemukan adanya barang berharga yang hilang, memperkuat indikasi bahwa serangan ini berkaitan erat dengan aktivitas korban sebagai aktivis HAM.

Penyelidikan Ilmiah dan Analisis CCTV

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved