Sumut Terkini
Keberatan Keluarga Korban Longsor Kampung Durian, 3 Bulan Tumpukan Tanah Belum Dibersihkan PTPN IV
Tragedi ini menimbun 10 rumah, mengakibatkan 22 warga (14 laki-laki, 8 perempuan) meninggal dunia.
Penulis: Azis Husein Hasibuan | Editor: Azis Husein Hasibuan
TRIBUN-MEDAN.com - Warga Kampung Durian, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan keberatan dengan tumpukan tanah bekas bencana alam longsor yang terjadi beberapa waktu lalu.
Diketahui longsor yang melanda warga Kampung Durian terjadi pada 26 November 2025 sekitar pukul 09.00 WIB.
Tragedi ini menimbun 10 rumah, mengakibatkan 22 warga (14 laki-laki, 8 perempuan) meninggal dunia.
Tim SAR gabungan telah menemukan seluruh korban dan menutup operasi pada awal Desember 2025.
Tiga bulan berlalu, tanah bekas longsor yang menyapu rumah warga Kampung Durian belum juga dibersihkan.
Rudy, keluarga korban melayangkan keberatannya tanah sisa bekas longsor belum dibersihkan oleh PTPN IV Regional 1 Batangtoru, Perkebunan Hapesong.
"Kami warga Kampung Durian, mengeluhkan sikap PTPN yag sudah sekitar 3 bulan ini, dan belum membersihkan tumpukan tanah dari area sekitar perkampungan kami yang longsor.
Itu kan tanah PTPN IV. Kami sudah kehilang keluarga tercinta atas longsor ini," kata Rudy, (12/3/2026).
Mengganti karet dengan sawit
Rudy menceritakan kegiatan yang dilakukan PTPN IV di kawasan Kampung Durian. Yakni mengganti tanaman yang sebelum adalah karet dengan kelapa sawit.
"Orang tua kami hidup di sini sejak tahun 1956, tidak ada bencana yang menimpa kami warga Kampung Durian, akan tetapi sejak PTPN IV melakukan konversi lahan, mengganti pohon karet menjadi kelapa sawit, timbuhlah bencana ini," ujar Rudy.
Lebih lanjut, Rudy mengatakan bahwa warga sudah melayangkan keberatannya kepada pihak PTPN IV agar tanah bekas longsor dibersihkan.
"Sudah kami ajukan keberatan, tapi kenyatannya sudah tiga bulan berlalu, tanah bekas longsor masih juga berada di kampung kami ini," ujarnya.
Asisten Personalia Kebun PTPTN IV Regional 1 Batangtoru bernama Amanda Surya belum memberikan tanggapan dan balasan atas eluhan warga Kampung Durian, Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur ini.
Advokat Febri Alamsyah Lubis mengatakan, bahwa seharusnya perusahaan bertanggungjawab mutlak kepada masyarakat korban bencana tanah longsor di Kampung Durian, Angkola Sangkunur yang sudah terjadi.
| Ditreskrimsus Lepas Dua Ekskavator Tambang Emas Ilegal, Sempat Didatangi Belasan Pria Tegap |
|
|---|
| Tambang Emas Ilegal Tapsel–Madina, Polda Sumut Baru Tetapkan Dua Tersangka Operator dan Mekanik |
|
|---|
| Klaim Progres Huntara 90 Persen, Pemprov Sumut Optimis Penyintas Tak Lagi Mengungsi Saat Lebaran |
|
|---|
| Disimpan Dalam Plastik Kresek Hitam, 5 Kg Ganja Asal Kabupaten Madina Gagal Beredar di Tapteng |
|
|---|
| Ratusan Pencari Kerja Padati MPP Medan, 384 Pelamar Berebut 185 Lowongan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/longsor-kampung-durian-tribunmedan.jpg)