Berita Viral

PERINGATAN Keras Prabowo ke Jajarannya Agar Tidak Memberi Laporan Palsu Tak Sesuai Kondisi Lapangan

Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada jajarannya agar tidak memberinya laporan palsu.

Editor: AbdiTumanggor
IST
Presiden Prabowo Subianto peringatkan jajarannya untuk tidak memberikan laporan palsu yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan. 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto melayangkan peringatan keras ke bawahannya
  • Jangan memberikan laporan palsu yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan
  • "Jangan main-main lagi dengan saya laporan palsu, laporan menyenang-nyenangkan, laporan supaya bisa akal-akalan. Saya kasih peringatan keras ini," kata Prabowo.

 

TRIBUN-MEDAN.COM  - Presiden Prabowo Subianto akhirnya memberikan peringatan keras kepada jajarannya agar tidak memberinya laporan palsu.

Ia pun meminta laporan yang disampaikan kepadanya adalah laporan yang benar-benar sesuai dengan keadaan di lapangan.

Peringatan keras ini disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri HUT ke-1 Danantara Indonesia di Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026).

"Jangan main-main lagi dengan saya laporan palsu, laporan menyenang-nyenangkan, laporan supaya bisa akal-akalan. Saya kasih peringatan keras ini,"tegas Presiden Prabowo.

Pernyataan keras ini disampaikan Presiden Prabowo kepada seluruh jajarannya saat ia menyinggung laporan yang diterimanya terkait Danantara. Laporan tersebut berkaitan dengan return on assets (RoA) Badan Pengelola Investasi itu yang naik 300 persen dibanding tahun lalu.

Ia berharap, laporan itu benar, dan mengingatkan agar jajarannya tidak boleh memberikan laporan palsu hanya untuk menyenangkan pimpinan. "Saya dapat laporan, mudah-mudahan ini laporan benar,"ucapnya.

"Saya dapat laporan, saya cukup gembira, return on asset satu tahun 2025 dibandingkan tahun sebelum-sebelumnya sudah naik lebih dari 300 persen," imbuh dia.

Di sisi lain, ia bersyukur karena telah melihat bahwa manajemen Danantara selama setahun berdiri sudah terbukti baik. Pengelolaannya pun hati-hati dan baik dengan political will yang benar.

Ia mengaku bersyukur Indonesia kini memiliki satu badan yang bisa disetarakan dengan Sovereign Wealth Fund (SWF) di dunia.

"Kita bersyukur sekarang Indonesia punya Sovereign Wealth Fund mungkin keenam, ketujuh besar, terbesar di dunia. Dengan political will, dengan jiwa yang benar, hasil sudah kelihatan," ujar Prabowo.

Peringatan keras Presiden Prabowo ini bukan hanya untuk Danantara saja, tetapi juga kepada lembaga lain yang belakangan ini menjadi sorotan, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, laporan Badan Pusat Statistik (BPS), hingga program Ketahanan Pangan. 

Berdasarkan pantauan berita terkini hingga Maret 2026, Presiden Prabowo Subianto memang beberapa kali menyoroti masalah laporan yang tidak akurat, laporan palsu, atau perilaku "Asal Bapak Senang" (ABS) dari jajaran kementerian/lembaga.

Berikut poin-poin terkait situasi tersebut:

-  Presiden Prabowo memberikan peringatan keras terkait laporan palsu dari kementerian/lembaga.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved