Berita Viral

MANTAN Intelijen AS Sebut Rudal Iran Hantam Rumah PM Israel dan Menteri Keamanan: Keduanya Tewas?

Kantor Berita Iran Tasnim News menerbitkan sebuah laporan mengenai kemungkinan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah meninggal dunia

Editor: AbdiTumanggor
TRIBUN MEDAN/X @netanyahu
PM NETANYAHU-BEN-GVIR: Gambar diambil dari akun Netanyahu pada Senin (14/7/2025), memperlihatkan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir (kiri) dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu (kanan). Mantan perwira intelijen Korps Marinir AS dan inspektur senjata PBB, Scott Ritter, menyatakan, serangan rudal Iran telah menghantam kediaman PM Netanyahu dan Menkam Ben-Gvir. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Kantor Berita Iran Tasnim News menerbitkan sebuah laporan mengenai kemungkinan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah meninggal dunia atau cidera, pada Senin (9/3/2026).

Namun, informasi tersebut belum terkonfirmasi secara resmi.

Kantor Berita Iran Tasnim News menyebut, serangan rudal Iran menargetkan kediaman pribadi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir.

Kabar ini menyebar cepat di platform media sosial X, yang telah memicu gelombang kejut informasi global.

Tuduhan Kantor Berita Iran Tasnim News tersebut semakin menguat setelah mantan perwira intelijen Korps Marinir AS dan inspektur senjata PBB, Scott Ritter, menyatakan dalam sebuah acara di The Sanchez Effect—sebuah program yang dipandu oleh Rick Sanchez—bahwa serangan rudal Iran telah menghantam rumah Netanyahu dan Ben-Gvir.

Ia bahkan mengklaim serangan tersebut menewaskan saudara dari PM Netanyahu, Iddo Netanyahu, sebuah klaim yang menyebar luas secara daring meskipun tidak ada konfirmasi dari sumber resmi Israel.

Ritter juga mengklaim bahwa rumah Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, turut terkena rudal Iran.

Ia menyatakan Ben-Gvir mengalami luka serius dan mungkin tidak selamat dari serangan tersebut.

Klaim ini memicu gelombang spekulasi di media sosial internasional.

Mantan perwira intelijen itu juga mempertanyakan laporan yang menyebut Ben-Gvir mengalami kecelakaan mobil.

Ia menyiratkan bahwa laporan tersebut mungkin merupakan narasi penutup untuk menyembunyikan serangan rudal yang sebenarnya.

Dalam siaran tersebut ia bahkan berseloroh bahwa rumah Ben-Gvir “terbakar” dan bercanda bahwa ia mungkin “menabrakkan mobilnya ke rumahnya sendiri”.

Kecepatan penyebaran tuduhan tersebut menunjukkan kerentanan struktural ekosistem informasi modern selama konflik.

Spekulasi militer, narasi politik, dan penguatan algoritma media sosial dapat dengan cepat mengubah klaim individu menjadi seolah-olah perkembangan geopolitik nyata.

Dikutip dari situs pertahanan keamanan Asia, hanya dalam hitungan jam setelah pernyataan Ritter muncul secara daring, klaim tersebut telah dibagikan dan didiskusikan di berbagai forum pertahanan internasional, kanal komentar geopolitik, serta platform media digital yang membahas konfrontasi Iran–Israel.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved