Berita Viral

Polisi yang Tembak Remaja hingga Tewas Ternyata Iptu Nasrullah, Pernah Berjasa Selamatkan Bilqis

Teka-teki sosok perwira polisi yang jadi tersangka penembakan remaja hingga tewas di Makassar, akhirnya terungkap.

|
Editor: Juang Naibaho
Tribuntimur.com
Sosok Iptu Nasrullah, salah satu polisi yang berjasa menemukan Bilqis (4) yang diculik hingga ke Jambi. (Dok Tribun Timur) 

TRIBUN-MEDAN.com - Teka-teki sosok perwira polisi yang jadi tersangka penembakan remaja hingga tewas di Makassar, Sulawesi Selatan, akhirnya terungkap.

Polisi itu adalah Inspektur Satu (Iptu) Nasrullah Muntu.

Saat ini, Iptu Nasrullah Muntu sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus kematian Bertrand Eko Prasetyo (18). Ia ditempatkan di penempatan khusus (patsus) di Polda Sulsel.

Setelah kasus penembakan remaja ini viral, sosok dan jejak karier Iptu Nasrullah ramah disorot.

Polisi yang berasal dari Jeneponto itu ternyata pernah viral saat menyelamatkan balita asal Makassar bernama Bilqis Ramdhani yang menjadi korban sindikat penculikan.

Adapun Bilqis ditemukan di pelosok Jambi, tepatnya di wilayah komunitas Suku Anak Dalam (SAD) di Kabupaten Merangin.

Dalam operasi tersebut, Nasrullah yang menjabat sebagai Kanit Reskrim Polsek Panakkukang membentuk tim gabungan bersama Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar.

Sebelumnya, ia juga pernah bertugas cukup lama di jajaran Jatanras sebagai Kasubnit II. 

Keberhasilannya mengungkap kasus penculikan itu membuatnya mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kota Makassar.

Jejak Karier 

Nasrullah memulai karier di kepolisian dari pangkat Bintara.

Ia mengikuti pendidikan Diktukba pada 2005 sebelum kemudian meniti karier hingga menjadi perwira melalui program Sekolah Inspektur Polisi (SIP) pada 2020.

Perjalanan karier tersebut berlanjut hingga akhirnya ia meraih pangkat Iptu pada 2025.

Latar belakang pendidikannya juga cukup panjang. Ia tercatat pernah menempuh pendidikan Diploma III di Akademi Keperawatan pada 2011.

Kemudian melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar sarjana, lalu menyelesaikan pendidikan magister di Universitas Muslim Indonesia pada 2019.

Tak berhenti di sana, ia juga meraih gelar doktor (S3) Ilmu Hukum dari Universitas Hasanuddin pada 2025.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved