OTT KPK di Pekalongan
Pengakuan Bupati Pekalongan di KPK, Bingung Ditahan, Itu Perusahaan dari Keluarga, Bukan Saya
Beginilah pengakuan Fadia Arafiq terkait operasi tangkap tangan (OTT). Fadia diciduk bersama 13 orang lainnya.
TRIBUN-MEDAN.com - Babak baru kasus yang menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.
Beginilah pengakuan Fadia Arafiq terkait operasi tangkap tangan (OTT).
Fadia diciduk bersama 13 orang lainnya.
Ada Sekda Pekalongan, Mohammad Yulian Akbar, sejumlah ASN dan pihak swasta.
Fadia keluar dari ruang pemeriksaan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan mengenakan rompi oranye khas tahanan pada Rabu (4/3/2026).
Di tengah pengawalan ketat, Fadia membantah keras bahwa dirinya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dan menyatakan tidak ada bukti uang sepeser pun yang disita darinya.
Menariknya, Fadia mengeklaim bahwa saat penangkapan terjadi, ia sedang bersama Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi.
Fadia muncul usai menjalani pemeriksaan keluar dari ruang Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, pada Rabu (4/3/2026) siang.
Fadia Arafiq ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.
Pantauan wartawan Tribunnews.com Ilham Rian Pratama di lokasi pada pukul 12.02 WIB, pemandangan kontras terlihat dari sosok orang nomor satu di Kabupaten Pekalongan tersebut.
Fadia turun dari lantai dua dengan mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK.
Baca juga: Identitas Sejumlah Pihak Kabur saat OTT Bupati Pekalongan, Nama-Namanya Dikantongi KPK
Kepalanya tampak tertunduk lesu, sementara wajahnya sengaja ditutupi rapat menggunakan sehelai selendang.
Dengan pengawalan ketat dari dua petugas KPK dan seorang aparat kepolisian, Fadia digiring menuju mobil tahanan yang akan mengantarkannya ke rumah tahanan (rutan).
Meski telah mengenakan rompi tahanan, sebelum memasuki mobil, Fadia sempat memberikan pernyataan mengejutkan kepada awak media.
Dengan nada tegas, ia membantah telah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dan menampik adanya penyitaan uang darinya.
Baca juga: Setelah THR Cair, Gaji Ke 13 PNS/PPPK Sudah Dijadwalkan Termasuk untuk TNI/Polri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/DITAHAN-KPK-Bupati-Pekalongan-Fadia-Arafiq.jpg)