Berita Sumut

7 Pekerja Tambang Emas Ditangkap, Penggerebekan oleh Tim Brimob di Tapsel

Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Rantau Isnur Eka mengatakan, mereka yang ditangkap diduga sebagai pekerja tambang

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/Fredy Santoso
TAMBANG EMAS - Dua alat berat eskavator di area tambang emas ilegal perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan dengan Kabupaten Mandailing Natal, Senin (2/3/2026). Total alat berat yang diamankan berjumlah 14 ditambah 7 orang pekerja tambang. 

 TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Tim gabungan Sat Brimob Polda Sumut, dan Ditreskrimsus menangkap 7 orang dalam penindakan tambang emas ilegal di perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan dengan Mandailing Natal, Senin (2/3/2026).

Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Rantau Isnur Eka mengatakan, mereka yang ditangkap diduga sebagai pekerja tambang, mulai dari penambang, hingga juru masak.

Selama bekerja di area tambang yang jauh dari lokasi, mereka menetap di pinggir sungai Batang Gadis menggunakan tenda seadanya.

Baca juga: Gaji Suami Rp 12 Juta, Wanita ini Pilih Batalkan Pernikahan: Dia Tidak Bisa Belikan Rumah untuk Saya

Mengenai status hukum, lanjut Rantau, ditangani oleh Ditreskrimsus sebagai pihak yang berwenang menyelidiki.

"Yang diamankan 7 orang dan saat ini masih mengumpulkan barang bukti yang ada,"kata Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Rantau Isnur Eka, Selasa (3/2/2026).

Momen Polisi mengumpulkan terduga pelaku penambang emas ilegal yang berhasil diamankan di pinggiran sungai Batang Gadis, perbatasan Tapanuli Selatan dengan Kabupaten Mandailing Natal, Senin (2/3/2026). Selain mengamankan 14 ekskavator, 7 orang turut ditangkap.
Momen Polisi mengumpulkan terduga pelaku penambang emas ilegal yang berhasil diamankan di pinggiran sungai Batang Gadis, perbatasan Tapanuli Selatan dengan Kabupaten Mandailing Natal, Senin (2/3/2026). Selain mengamankan 14 ekskavator, 7 orang turut ditangkap. (TRIBUN MEDAN/Fredy Santoso)

Diketahui, Polda Sumut menindak tambang emas ilegal yang ada di pinggir sungai Batang Gadis, perbatasan Tapanuli Selatan dengan Kabupaten Mandailing Natal.

Dalam operasi yang melibatkan sekitar 200 personel Sat Brimob, sebanyak 14 ekskavator diamankan.

Alat berat diamankan dari 2 lokasi berbeda dengan rincian, 12 di area tambang, dan 2 lagi dalam perjalanan menuju lokasi.

"Alhamdulillah kami mendapatkan 12 ekskavator di lokasi," katanya.

(Cr25/Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved