Berita Internasional
Sosok Ali Shamkhani Penasihat Khamenei yang Diklaim Israel Tewas Dalam Serangannya ke Iran
Shamkhani (70) memimpin perundingan antara Amerika Serikat dan Iran terkait program nuklir Teheran.
TRIBUN-MEDAN.com - Ali Shamkhani, Sekretaris Dewan Pertahanan Iran dilaporkan tewas dalam serangan Israel dan Amerika Serikat ke Iran.
Juru bicara militer Israel menyebut, penasihat dekat Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei ini termasuk di antara sejumlah pejabat tinggi Iran yang tewas pada Sabtu.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Teheran mengenai kabar tersebut.
Shamkhani (70) memimpin perundingan antara Amerika Serikat dan Iran terkait program nuklir Teheran.
Putaran terakhir negosiasi tersebut baru saja berakhir pada Jumat.
Sehari sebelumnya, ia menyatakan bahwa jika fokus utama perundingan adalah memastikan Iran tidak membuat senjata nuklir, maka hal itu sejalan dengan dekrit keagamaan pemimpin Iran dan doktrin pertahanan negara, sehingga kesepakatan dapat segera tercapai.
Berikut sosok Ali Shamkhani :
Shamkhani diketahui pernah memimpin Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) selama satu dekade hingga 2023.
Bahkan, menjadi pejabat keamanan dengan masa jabatan terlama kedua sejak 1979 setelah mantan presiden Hassan Rouhani, yang pernah menjabat sekretaris SNSC hampir 16 tahun.
Lahir di Ahvaz, Provinsi Khuzestan, ia sempat pindah ke Los Angeles, Amerika Serikat setelah menyelesaikan sekolah, sebelum kembali ke Iran untuk belajar teknik.
Selama Perang Iran-Irak pada 1980-an, Shamkhani menjadi komandan di Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).
Ia kemudian memimpin dua angkatan laut Iran, yakni Angkatan Laut IRGC dan Angkatan Laut Iran.
Ia menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada 1997–2005 dan menjadi pejabat pertahanan Iran pertama yang mengunjungi Arab Saudi sejak revolusi 1979.
Pada pemilihan presiden 2001, ia finis di posisi ketiga sebelum kembali melanjutkan tugasnya sebagai menteri pertahanan.
Pernah Jadi Target Serangan
Shamkhani juga pernah menjadi sasaran serangan Israel pada Juni 2025, saat perang 12 hari antara Iran dan Israel.
Saat itu sempat muncul laporan bahwa ia tewas, namun kemudian dikonfirmasi selamat meski mengalami luka parah setelah dievakuasi dari reruntuhan rumahnya.
| Viral Kisah Cinta Tak Kenal Usia, Nenek 91 Tahun Nikahi Pria 67 Tahun setelah Pacaran 3 Bulan |
|
|---|
| Dulu Cerai karena Tak Tahan Hidup Susah, Kini Wanita Ini Ingin Rujuk karena Eks Suami Sudah Kaya |
|
|---|
| Pria Dianiaya dan Dirampok setelah Diam-Diam Temui Wanita dari Medsos, Akhirnya Mengaku ke Istri |
|
|---|
| Istri Berkali-kali Maafkan Suami yang Doyan Selingkuh, Kini Akui Lelah dan Ingin Akhiri Pernikahan |
|
|---|
| Kesal Karangan Bunga Dilempar Sembarangan, Pengantin Wanita Batalkan Pernikahan dan Usir Calon Suami |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ali-shamkhani-tribunmedan.jpg)