Demo Mahasiswa
Mahasiswa Teriak Tolak Takjil Disodorkan Polwan saat Demo yang Dituntut Reformasi, Copot Kapolri . .
Demo mahasiswa di depan Gedung Mabes Polri pembagian takjil berbuka yang disodorkan sejumlah polwan
Ringkasan Berita: Aksi Demo Mahasiswa di depan Gedung Mabes Polri
- Hukuman pidana seberat-beratnya bagi pelaku pembunuhan Arianto dan aparat represif.
- Pencopotan Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan Kapolda Maluku Irjen Dadang Hartanto.
- Pembebasan seluruh tahanan politik yang dikriminalisasi.
- Penegakan batasan kewenangan dan penarikan Polri dari jabatan sipil.
- Reformasi Polri secara struktural, kultural, dan instrumental melalui Komisi Percepatan Reformasi Polri.
TRIBUN-MEDAN.com - Aksi demo mahasiswa di depan Gedung Mabes Polri pembagian takjil berbuka yang disodorkan sejumlah polwan berkerudung.
Namun, takjil yang disodorkan ditolak mentah-mentah oleh mahasiswa yang berdemo.
Suasana unjuk rasa di depan Gedung Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, memanas saat waktu berbuka puasa tiba pada Jumat (27/2/2026).
Di tengah tensi tinggi menuntut keadilan bagi almarhum Arianto Tawakkal (14), massa mahasiswa secara terbuka menolak pemberian hidangan berbuka atau takjil dari pihak kepolisian sebagai bentuk ketegasan sikap.
Sebagai bagian dari upaya pengamanan di bulan suci Ramadan, Polri mengerahkan sejumlah personel dengan atribut religi.
Polisi laki-laki tampak mengenakan kopiah dan sorban putih, sementara para Polwan menggunakan kerudung putih.
Namun, pendekatan persuasif ini justru berbenturan dengan prinsip perlawanan mahasiswa yang sedang menuntut reformasi institusi.
Pantauan visual di lokasi menunjukkan sejumlah Polwan awalnya membagikan takjil kepada warga di sekitar Jalan Trunojoyo.
Namun, suasana berubah seketika saat para Polwan menyodorkan bungkusan kresek putih kepada barisan massa aksi.
Secara serentak, mahasiswa menolak pemberian tersebut dengan pernyataan yang menohok.
"Enggak perlu, kami punya uang!" sorak para demonstran dengan nada tinggi.
Menghadapi penolakan telak tersebut, para Polwan tetap bersikap tenang.
Tampak seorang perwira polisi merespons dengan mengacungkan kedua jempolnya sebagai bentuk penghormatan atas sikap mahasiswa.
Ketegangan yang sempat menyelimuti area selama beberapa menit itu pun kembali cair sebelum akhirnya massa bergerak meninggalkan lokasi pada pukul 18.20 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Mahasiswa-demo-depan-Gedung-Mabes-Polri.jpg)