Berita Viral

Terbongkar Chat Ibu dengan Anak yang Akhiri Hidup Gantung Diri Karena Dimarahi dengan Kata Kasar

Ia memilih mengakhiri hidupnya setelah dimarahi sang ibu. Hal itu terungkap lewat bukti chat yang kini tersebar di media sosial.

Istimewa
SISWI AKHIRI HIDUP - Sebelum siswi SD di Demak akhiri hidup, sang ibu sempat mengirim pesan yang isinya makian kata-kata kotor hingga ancaman pembunuhan, kini menyesal. (TikTok/Inilah) 

TRIBUN-MEDAN.com - Terungkap percakapan atau chat seorang siswi SD di Demak, Jawa Tengah akhiri hidup dengan gantung diri setelah dimarahi ibunya.

Ia memilih mengakhiri hidupnya setelah dimarahi sang ibu. Hal itu terungkap lewat bukti chat yang kini tersebar di media sosial.

Polisi pun membeberkan kondisi ibu korban setelah putrinya ditemukan tewas tergantung dengan leher terlilit selendang.

Ya, siswi SD di Desa Batursari, Demak, Jawa Tengah nekat mengakhiri hidup pada Kamis (12/2/2026).

Baca juga: Bakal Bahas Tarif Dagang hingga Hadiri KTT BoP, Presiden Prabowo Tiba di AS

Sebelum ditemukan tewas tergantung di rumahnya, siswi SD berinisial S itu sempat memposting chat dari kontak bernama 'Mama'.

Chat itu berisi makian kepada siswi itu bahkan ada ancaman pembunuhan.

Kasat Reskrim Polres Demak, Iptu Anggah Mardwi menuturkan, jenazah S petama kali ditemukan oleh ibunya, inisial TM.

"Untuk kronologinya yaitu pada hari Kamis tanggal 12 Februari 2026 sekira pukul 18.01, ibu korban atas nama TM itu pulang ke rumah dengan adik korban dengan menaiki kendaraan mobil yang kemudian pada saat itu di pukul 18.03 beliau kita dapatkan dari rekaman CCTV itu berlari keluar sambil histeris dan meminta tolong kepada tetangganya inisial Y," tutur Iptu Anggah dikutip dari Youtube TV One, Selasa (17/2/2026).

Baca juga: ALASAN Kepala BGN Beri Insentif Rp 6 Juta per Hari untuk SPPG, Termasuk Hari Libur dan Bebas Pajak

Saat itu TM menemukan kondisi S sudah dalam keadaan tergantung di dalam rumah mereka.

Kemudian ibu korban bersama tetangganya membawa S ke rumah sakit dengan mobilnya.

Saat diperiksa oleh dokter di rumah sakit, sang anak diketahui sudah dalam kondisi tak bernyawa.

"Itu berdasarkan hasil pemeriksaan medis, hasil keterangannya yaitu mati lemas akibat jeratan yang ada di leher," ungkapnya.

Iptu Anggah juga membenarkan bahwa koban sebelum ditemukan tewas sempat memposting chat dari sang ibu.

Baca juga: Arus Penyeberangan dari Toba ke Samosir saat Imlek, ASDP: Volume Kendaraan Sudah Melonjak Sejak H-2

"Untuk keasliannya betul. Sudah kita lakukan pengecekan ke handphone yang bersangkutan. Memang itu benar percakapan antara yang bersangkutan dengan kontak atas nama mama," jelasnya.

Berikut isi chatnya :

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved