Hari Valentine
Hal Unik saat Hari Valentine, Kementerian di India Pernah Minta Warga Peluk Sapi
India pernah meminta warganya memeluk sapi saat perayaan Hari Valentine atau Hari Kasih sayang.
TRIBUN-MEDAN.COM,- Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang yang diperingati tiap tanggal 14 Februari selalu dirayakan dengan berbagai cara.
Ada yang merayakannya dengan bertukar kartu ucapan, hingga memberikan cokelat kepada pasangan.
Tapi tidak di negara India.
Baca juga: 130 Ucapan Hari Valentine 2026 yang Romantis dan Penuh Makna Bagi Pasangan
India pernah meminta warganya untuk memeluk sapi.
Tindakan ini sebagai wujud kecintaan warga terhadap agama Hindu.
India ingin mempromosikan nilai-nilai Hindu dengan baik.
Sebab, India merasa bahwa Hari Valentine bertentangan dengan nilai-nilai tradisional India.
Baca juga: Ramalan Shio Hari Ini 14 Februari 2026 Bertepatan Hari Valentine, Kontrol Pengeluaran Anda
Berlaku pada Tahun 2023
Imbauan kepada warga untuk memeluk sapi pada perayaan Hari Valentine ini berlaku pada tahun 2023 lalu.
Saat itu, Kementerian Kesejahteraan Hewan yang dikelola pemerintah India mengimbau warga untuk merayakan Hari Valentine tahun ini bukan sebagai perayaan romansa, tetapi sebagai "Hari Pelukan Sapi".
Dewan Kesejahteraan Hewan India mengatakan pada hari Rabu (8/2/2023) bahwa memeluk sapi akan membawa kekayaan emosional dan meningkatkan kebahagiaan individu dan kolektif.
Baca juga: Sejarah Hari Valentine, Matinya Seorang Pendeta yang Sempat Jatuh Cinta pada Gadis Buta
Umat Hindu yang taat, yang memuja sapi sebagai suci, mengatakan hari raya Barat seperti Valentine bertentangan dengan nilai-nilai tradisional India.
Dilansir dari Associated Press, dalam beberapa tahun terakhir, kelompok garis keras Hindu telah menggerebek toko-toko di kota-kota India, membakar kartu dan hadiah, dan mengusir pasangan yang berpegangan tangan keluar dari restoran dan taman.
Mereka mengatakan bahwa Hari Valentine mempromosikan pergaulan bebas.
Baca juga: Sambut Hari Valentine, Satpol PP Medan Gelar Razia secara Tentatif Malam Ini
Kelompok politik garis keras seperti Shiv Sena dan Bajrang Dal mengatakan tindakan seperti itu membuka jalan untuk menegaskan kembali identitas Hindu.
Anak muda India terpelajar terlepas dari agama mereka, biasanya menghabiskan liburan Valentine di taman dan restoran, bertukar hadiah dan mengadakan pesta untuk merayakannya seperti festival India lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Hari-Valentine-memeluk-sapi.jpg)