Berita Viral
TERUNGKAP Hasil Pertemuan Wasekjen Partai Demokrat dengan Jokowi di Solo, Bahas Poin Penting Ini. .
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Afriansyah Noor, menemui mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Kota Solo, Jawa Tengah.
TRIBUN-MEDAN.COM - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Afriansyah Noor, menemui mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Kota Solo, Jawa Tengah.
Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman Jokowi di Jalan Kutai Utara, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, pada Minggu (8/2/2026) siang.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker) ini turut membahas kelanjutan pemerintahan Prabowo-Gibran, isu ketenagakerjaan, serta menegaskan sikap Partai Demokrat yang tidak terlibat dalam polemik ijazah Jokowi.
“Jadi ini nostalgia. Sekaligus kami berdiskusi hal-hal kecil. Dan tentunya ke depan pemerintahan Bapak Prabowo dan Mas Gibran sebagai wakil presiden ini bisa berjalan mulus sampai 2029. Kami dari kabinet Pak Prabowo-Gibran fokus bekerja,” ujar Afriansyah kepada wartawan usai pertemuan.
Ia menambahkan, saat ini fokus utamanya sebagai menteri adalah menyelesaikan berbagai persoalan di bidang ketenagakerjaan.
“Kalau di bidang ketenagakerjaan, fokus kami soal pekerja, upah buruh, upah minimum, kemudian profesionalisme, serta bagaimana menciptakan kesejahteraan melalui BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.
Afriansyah berharap berbagai program tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja dan memperkuat sistem ketenagakerjaan nasional.
Dalam pertemuan itu, Afriansyah juga menegaskan Partai Demokrat tidak memiliki keterkaitan dengan polemik ijazah Jokowi yang belakangan mencuat ke publik.
“Kalau soal ijazah, saya tidak bersinggungan sama sekali karena saya tahu persis. Menurut keyakinan saya, Pak Jokowi selama berproses dalam politik hingga menjadi presiden sudah melalui tahapan-tahapan yang sah,” ujar Afriansyah.
Ia menambahkan, baik dirinya maupun Jokowi tidak menyinggung persoalan tersebut dalam pertemuan.
Jokowi memahami Afriansyah juga menyampaikan bahwa Jokowi memahami sikap Partai Demokrat yang tidak mungkin terlibat dalam fitnah atau tuduhan semacam itu.
“Demokrat sangat tidak mungkin membuat fitnah atau menuduh. Itu bukan wataknya Pak SBY (Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono), bukan wataknya Mas AHY (Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono), dan juga bukan wataknya Partai Demokrat,” tegasnya.
Menurut Afriansyah, Partai Demokrat merupakan partai kaum intelektual dan religius yang menjunjung tinggi politik santun serta nilai nasionalisme religius.
Ia juga menyampaikan bahwa Jokowi menitipkan salam untuk Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Harapan beliau, dengan jumlah penduduk Indonesia yang besar, sekitar 280 juta jiwa, kita harus bersama-sama membangun bangsa. Seluruh tokoh bangsa perlu bersatu untuk membuat negara ini lebih kuat, sejahtera, dan mantap,” jelas Afriansyah.
Wasekjen Partai Demokrat Temui Jokowi
Wasekjen DPP Partai Demokrat
harta kekayaan afriansyah noor
Sosok Afriansyah Noor
| MOTIF Suami Siri WNA Irak Habisi Dewhinta Anggary Cucu Mpok Nori Karena Tak Ingin Hubungan Berakhir |
|
|---|
| PILU Istri Brimob Korban KDRT hingga Pendarahan Kepala dan Telinga, Bripka Raihan Kini Ditahan |
|
|---|
| Kronologi Awal Anggota Polantas Meninggal Usai Tugas PAM Lebaran, Penjelasan Polda Metro Jaya |
|
|---|
| GUS Yaqut Minta Jadi Tahanan Rumah Demi Bisa Sungkem Pada Ibunya Saat Momen Lebaran |
|
|---|
| Brigjen TNI Franz Yohanes Purba Meninggal Dunia: Sosok Pemimpin Penuh Dedikasi, Lulusan Akmil 1995 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Sosok-Wakil-Sekretaris-Jenderal-Partai-Demokrat-Afriansyah-Noor.jpg)