TNI AD
Pentas Seni Kodam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi: Merajut Persatuan Lewat Budaya
Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa pentas seni ini merupakan wujud nyata komitmen TNI untuk merawat persatuan bangsa.
TRIBUN-MEDAN.COM - Kodam XXI/Radin Inten menggelar Pentas Seni dan Budaya yang tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana mempererat kedekatan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat.
Acara yang berlangsung di Lapangan Saburai, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung, pada Sabtu malam 10 Januari 2026 ini menjadi momentum penting dalam memperingati Hari Juang TNI Angkatan Darat Tahun 2025.
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa pentas seni ini merupakan wujud nyata komitmen TNI untuk merawat persatuan bangsa melalui pendekatan budaya.
"Melalui pendekatan kultural, TNI ingin hadir lebih dekat dengan rakyat. Budaya menjadi media pemersatu yang mampu menjembatani keberagaman suku, agama, dan latar belakang sosial," ujarnya dengan penuh semangat.
Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung, unsur TNI, hingga tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Kehadiran mereka menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keharmonisan dan persatuan di tengah keberagaman.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Kodam XXI/Radin Inten yang mengangkat seni dan budaya sebagai sarana memperkuat persatuan dan mendukung pembangunan daerah.
"Lampung sebagai daerah yang majemuk membutuhkan ruang-ruang kebersamaan yang mampu merawat harmoni di tengah keberagaman," katanya.
Pentas seni ini bukan sekadar hiburan, melainkan pengingat bahwa pembangunan daerah harus dilandasi oleh kebersamaan dan persatuan.
Gubernur Mirza juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk terus berkolaborasi dengan TNI dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas daerah serta menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.
Malam yang penuh warna dan makna itu, panggung dipenuhi dengan beragam pertunjukan seni daerah yang memukau.
Tari tradisional yang anggun, alunan campur sari yang merdu, orkes melayu jadul yang mengajak nostalgia, hingga pagelaran wayang kulit dengan lakon "Bimo Krido" yang sarat pesan moral, semuanya disambut antusias oleh masyarakat yang hadir.
Selain sebagai ajang hiburan, pentas seni ini juga menjadi momentum refleksi dan doa bersama dalam mengawali tahun 2026.
Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian sosial melalui penggalangan dana bagi korban bencana alam di sejumlah wilayah Indonesia, menunjukkan bahwa persatuan juga diwujudkan dalam aksi nyata.
Pangdam Kristomei menutup sambutannya dengan pesan mendalam: "Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi untuk saling melengkapi. Dengan kebersamaan, kita dapat menjadi lebih kuat dan maju."
pentas seni
Kodam XXI/Radin Inten
Merajut Persatuan Lewat Budaya
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Siant
| NEKAT TIPU Warga Ratusan Juta Modus Lolos jadi TNI, Mayor Sari Divonis 3 Bulan, Tak Ditahan |
|
|---|
| Gerakan Tanam Padi Serentak di Lampung Timur, Kristomei: Diharapkan Mampu Mendongkrak Produksi Beras |
|
|---|
| SOSOK Brigjen TNI Agustatius Sitepu Jabat Danrem 031/WB Kodam XIX/Tuanku Tambusai di Pekanbaru |
|
|---|
| Peringatan Hari Juang Kartika dan Gerakan Menanam Pohon di Kodam XXI/Radin Inten |
|
|---|
| Pangdam XXI/Radin Inten Gelar Dialog 'Radin Inten Menyapa' dengan Mahasiswa dan Media |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pangdam-Kristomei-Sianturi-Terbaru.jpg)