Berita Viral

BANYAK Pejabat BUMN Tak Tahu Malu Minta Bonus Tapi Kondisi Perusahaan Rugi, Prabowo: Dablek

Presiden Prabowo Subianto menyindir direksi BUMN yang minta bonus tapi pendapatan tidak ada. 

Instagram/Kemenpora
SEA GAMES - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan kebanggaannya atas perjuangan kontingen Merah Putih di SEA Games 2025.(KEMENPORA) 

TRIBUN-MEDAN.com - Presiden Prabowo Subianto menyindir direksi BUMN yang minta bonus tapi pendapatan tidak ada. 

Prabowo mengkritik sejumlah pejabat BUMN yang tak tahu malu. 

Hal itu disampaikan Prabowo sebelum meresmikan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026).

“Direksi-direksi BUMN saya katakan saja, tidak baik. Saya beri tugas kepada Kepala Danantara dan beberapa menteri-menteri yang bertangung jawab untuk membersihkan semua BUMN. BUMN sangat banyak. Banyak yang rugi,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Prabowo menyebut perilaku meminta bonus di tengah kerugian sebagai tindakan yang tidak pantas.

“Sudah rugi, minta tantiem lagi. Enggak tahu malu. Dablek menurut saya,” ujarnya.

Ia menegaskan para direksi yang tidak sanggup bekerja sesuai mandat perusahaan negara sebaiknya mengundurkan diri.

Menurutnya banyak sosok kompeten yang siap menggantikan posisi mereka.

“Kalau enggak mau, enggak sanggup mengabdi dengan penghasilan yang tersedia, berhenti saja. Segera minta berhenti. Banyak yang siap gantikan saudara-saudara. Saya percaya banyak yang siap gantikan,” tandasnya.

Mengenai Bonus Direksi Perusahaan BUMN

Pemerintah telah memangkas bonus (tantiem) untuk komisaris dan arahan BUMN sejak Agustus 2025.

Kebijakan ini diumumkan oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Mensesneg Prasetyo Hadi dengan alasan efisiensi anggaran dan perbaikan tata kelola.

Dengan pemangkasan bonus ini maka negara diperkirakan akan melakukan efisiensi anggaran  hingga Rp 8 triliun per tahun.

Tantiem/bonus direksi & komisaris BUMN sebelumnya diberikan sebagai insentif atas kinerja perusahaan.  

Besarannya bervariasi tergantung laba perusahaan, kelas BUMN, dan regulasi Kementerian BUMN.
Acara Prabowo di Balikpapan.  

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved