Berita Viral

Polisi Buru Pemilik Peluru Nyasar Kenai Mata Anak 4 Tahun, 3 Pelaku Tawuran Sudah Ditahan

Agus mengaku, belum dapat memastikan peluru yang mengenai AA berasal dari senjata api jenis apa

|
TRIBUN MEDAN/Fredy Santoso
PELURU NYASAR - Romanda (kanan) menemani anak keempatnya, Asmi Anggraini (4) di RS Pirngadi Medan, Selasa (6/1/2025). Asmi diduga jadi korban peluru nyasar tawuran di Medan Belawan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan masih memburu pemilik peluru nyasar yang mengenai anak empat tahun berinisial AA yang diduga tertembak di Belawan Medan. 

Pihak kepolisian sendiri mengklaim saat ini telah mengantongi identitas pelaku. 

Diketahui, anak empat tahun tersebut tertembak saat terjadi tawuran di Jalan Stasiun, Kecamatan Belawan, Kota Medan. 

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo mengatakan, saat ini pihaknya telah menerima laporan atas kasus tersebut.

"Laporannya sudah kami terima," katanya kepada Kompas.com melalui saluran telepon pada Selasa (6/1/2026). 

Baca juga: 9.729 Penyintas Banjir Tapteng Kena ISPA akibat Sulit Dapat Air Bersih dan Tempat Pengungsian Padat

Ia menyampaikan, timnya telah melakukan penyelidikan ke lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi serta CCTV.

Agus mengaku pihaknya telah mengidentifikasi pelaku. "Pelaku sudah teridentifikasi. Mohon doanya agar cepat tertangkap pelakunya," katanya. 

Sementara ini, Agus mengaku, belum dapat memastikan peluru yang mengenai AA berasal dari senjata api jenis apa. Pihaknya masih menunggu hasil obeservasi dari rumah sakit.

"Kami masih menunggu hasil observasi dari rumah sakit," ujarnya.

Terbaru, Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pelabuhan Belawan menangkap 3 orang terkait peluru nyasar yang mengenai mata kanan Asmi Anggraini (4).

Pelaksana harian Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman mengatakan, mereka yang ditangkap merupakan pelaku tawuran.

Namun belum dipastikan apakah mereka yang menembakkan senjata hingga mengenai bocah tak berdosa tersebut.

Mantan Kapolres Tanah Karo dan Dairi ini menyebut, ketiganya masih menjalani pemeriksaan untuk pembuktian.

"Sudah ada 3 orang yang diamankan terkait tawuran. Saat ini masih pendalaman soal siapa yang memegang senjata,"kata AKBP Wahyudi Rahman, Rabu (7/1/2026).

Sebelumnya diberitakan, Romanda Capriati Siregar (33), ibu korban, mengatakan peristiwa yang menimpa anaknya terjadi pada Senin (5/1/2025). 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved