Berita Viral
PENGAKUAN Terbaru dari Adik Korban Kasus Anak SD Bunuh Ibu, Sopir Ambulan Masuk Jebakan Si Suami
Yang membuat Dimas janggal, Alham justru menunggu pertolongan dari rumah sakit tanpa meminta bantuan apapun ke tetangga.
Ringkasan Berita:- Dimas bercerita kronologi kejadian yang sebenarnya terkait seorang Ibu diduga dibunuh oleh anaknya yang masih SD berusia 12 tahun di Medan- Alham suami Faizah Soraya dibilang berbohong soal kejadian yang dialami istrinya- Kata Dimas, Alham baru menghubungi Rumah Sakit Colombia pukul 04.30 WIB. Nah saat itu lah Alham berbohong.
TRIBUN-MEDAN.com - Adik korban, Dimas bercerita kronologi kejadian yang sebenarnya terkait seorang Ibu diduga dibunuh oleh anaknya yang masih SD berusia 12 tahun di Medan, baru-baru ini.
Alham suami Faizah Soraya dibilang berbohong soal kejadian yang dialami istrinya. Dia tidak mengatakan kejadian sebenarnya saat menelepon rumah sakit.
Menurutnya kejadian pembunuhan terjadi sejak pukul 03.00 WIB.
"Yang masih didalamin polisi dari waktu pukul 03.00 WIB sampai Ambulan kok tidak ada panggil tetangga atau apa," kata Dimas saat diwawancara TribunnewsBogor.com, Selasa (16/12/2025).
Kata Dimas, Alham baru menghubungi Rumah Sakit Colombia pukul 04.30 WIB. Nah saat itu lah Alham berbohong.
Menurutnya Alham mengatakan ke rumah sakit bahwa Faizah Soraya mengalami pendarahan, bukan luka tusuk.
Baca juga: KEJANGGALAN Alham Suami Ibu yang Diduga Dibunuh Anak SD, Keluarga Curiga Bohong saat Hubungi RS
"Iya sudah berlumur darah," katanya.
Yang membuat Dimas janggal, Alham justru menunggu pertolongan dari rumah sakit tanpa meminta bantuan apapun ke tetangga.
Selain itu dia juga menghubungi rumah sakit yang jauh.
"Rumah sakit banyak yang dekat. Makanya yg sedang di dalamin dari pukul 3 pagi smpek ambulan datang mereka dirumah ngapain kenapa gak ada panggil tetangga atau minta tolong malah nunggu ambulan dari Colombia," katanya.
Ambulan dari Rumah Sakit Colombia baru datang 04.30 WIB.
Baca juga: Keluarga Korban akan Laporkan Hakim yang Kabulkan Permohonan 2 Tersangka Pembunuhan di Deli Serdang
Kata Dimas berdasarkan pengakuan sopir ambulan, saat pertama kali tiba, Faizah masih bernyawa.
"Korban sudah mengap-mengap dan pihak ambulan menolak membawa korban karena pihak ambulan mendapatkan korfirmasi adanya pendarahan bukan penyerangan atau penikaman," katanya.
Saat itu posisi korban duduk bersandar ke lemari.
Adik Korban Ungkap Kronologi Ibu Dibunuh Anak
Keluarga Korban Curiga Suami Berbohong
Kasus Anak SD Bunuh Ibu
| Menteri Bahlil Ajak Masyarakat Hemat LPG: Matikan Kompor Kalau Masakan Sudah Matang |
|
|---|
| PILU Pemotor Tewas Dikejar Polisi, Sang Kakak Gelar Pernikahan di Kamar Jenazah RSUD |
|
|---|
| Temuan 2 Mayat di Atap Masjid Berawal Belatung Berjatuhan, Korban Dilaporkan Hilang Sejak Lebaran |
|
|---|
| TRAGIS Kematian Alfin Maksalmina yang Hilang 11 Hari, Ternyata Sudah Terkubur Kedalaman 3 Meter |
|
|---|
| MODUS Pelaku Rudapaksa Kurir Paket Wanita di Kebun Sawit, Pelaku Pura-Pura Pesan Makanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/alham-medan-tribunmedan.jpg)