Berita Viral

KAPOLRI Sebut Sudah Ada Tersangka Pembalakan Liar Hutan di Sumut: Sudah Kami Temukan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menetapkan satu tersangka pembalakan liar di Batangtoru. 

(Tribunnews)
PERGANTIAN KAPOLRI - Kapolri Listyo Sigit Prabowo hadir dalam perayaan HUT TNI Angkatan Udara (AU) Ke-77, di Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur. Isu pencopotan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari kursi Kapolri menyita perhatian publik, DPR meminta rakyat menunggu hingga akhir tahun 

TRIBUN-MEDAN.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menetapkan satu tersangka pembalakan liar di Batangtoru. 

Banjir bandang yang terjadi di Sumut akibat penebangan hutan. 

Gelondongan kayu ikut menerjang rumah warga dan mengakibatkan hampir 1.000 orang tewas. 

Adanya pembalakan liar di hutan kawasan hulu mengakibatkan banjir mengerikan yang melenyapkan Desa Garoga dan merenggut puluhan nyawa.

Kayu gelondongan pun sampai kini masih berserakan di Desa Garoga, bahkan sampai menutupi aliran sungai yang melintas di desa tersebut.

Kini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa kepolisian telah mengantongi nama tersangka dalam kasus pembalakan liar imbas beredarnya kayu gelondongan saat banjir di Tapanuli Selatan, pekan lalu.

Proses penyidikan di wilayah itu juga telah ditingkatkan setelah tim satgas khusus dibentuk.

“Kami bentuk Satgas di Tapanuli, kemarin kita sudah naikkan sidik. Tersangka juga sudah kita temukan," kata Kapolri, dikutip dari tayangan Kompas TV, Jumat (12/12/2025). 

Baca juga: MIRIS, 3 Siswi SMP Dilecehkan Pria Dewasa di Hotel, Dicekoki Miras dan Dibiarkan Pulang Sempoyongan

Baca juga: Tak Dapat Restu untuk Menikah, Pria ini Nekat Bunuh Pacarnya lalu Pilih Akhiri Hidup

Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto. 

Sigit menuturkan, Menteri Kehutana Raja Juli Antoni juga telah meninjau langsung lokasi terdampak sehari sebelumnya. 

Lebih lanjut, Kapolri menyebutkan, aktivitas pembalakan liar menjadi salah satu faktor yang memperparah risiko banjir di berbagai daerah. 

Oleh karena itu, ia meminta seluruh tim bekerja cepat dan hasil penanganan segera disampaikan kepada publik. 

“Tim semua saya minta bekerja dan segera di-publish sehingga masyarakat bisa dapatkan informasi," kata Sigit. 

Selain Tapanuli Selatan, polisi juga tengah menangani dugaan perambahan hutan di Aceh Tamiang. 

Namun Kapolri menyebut detail temuan di wilayah itu masih menunggu laporan resmi dari tim. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved