Berita Viral

BRANKAS Isi Uang Rp 143 Juta Tergeletak di Kebun, Ada Bekas Congkelan, Terkuak Sempat Dibawa Pencuri

Brankas berisi Rp 143 juta ditemukan di kebun dalam kondisi rusak. Brankas itu tampak ada bekas congkelan. 

Tayang:
Tribunnews.com/Humas Polres Karangasem
BRANKAS DITEMUKAN DI KEBUN - Brankas milik Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Yeh Poh, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, yang ditemukan di kebun dalam kondisi rusak, Minggu (30/11/2025). Brankas itu berisi uang tunai sebesar Rp143.703.100, 12 BPKB kendaraan yang terdiri dari dua mobil dan 10 motor, serta sejumlah dokumen milik nasabah. 

Menurut dia, Polres Karangasem telah memeriksa sejumlah saksi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan kini tengah mendalami petunjuk lain untuk mengungkap pelaku.

"Kami berupaya maksimal mengungkap pelaku pencurian brankas ini. Proses penyelidikan masih berjalan," ujarnya.

Kasus Lain

Tim Joko Tingkir Sat Reskrim Polres Lamongan mengungkap kasus pembobolan Kantor Unit Koperasi Karya Niaga di Desa Kacangan, Kecamatan, Modo, Lamongan, Jawa Timur.

Tindak pidana pencurian kantor koperasi yang mengakibatkan kerugian Rp 396 juta ini pertama kali diketahui oleh tiga karyawan koperasi, Eko C, Liswati dan Yeni, Selasa (30/9/2025).

"Anggota reskrim masih melakukan olah TKP, " kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, Selasa (30/9/2025).

Terungkap, pada sekitar pukul  07.00 WIB ketiga saksi seperti hari-hari kerja biasanya  datang tempat kerja.

Setelah membuka pintu kantor dan masuk,   ketiga saksi ini dikagetkan dengan keadaan dalam kantor yang berantakan.

Mereka mendapati brankas besi tempat penyimpanan uang sudah dalam berpindah posisi dan dalam keadaan roboh.

Mendapati itu, para karyawan ini memastikan jika brankas itu terdapat bekas telah dirusak, seperti bekas dicongkel besi.

Sementara uang tunai Rp 396 juta  yang sebelumnya disimpan di dalam brankas besi tersebut sudah hilang di curi orang.

Eko selalu selaku Kepala Unit Koperasi segera menginformasikan ke Pengawas Koperasi, Kustomo.  selaku pengawas koperasi.

Eko bersama Kustomo bergegas ke Polres Lamongan untuk melaporkan kejadian pencurian yang mengakibatkan kerugian Rp 396 juta.

Hamzaid menambahkan, saat olah TKP penyidik mendapati sejumlah ruangan acak-acakan. Almari, laci bahkan brankas juga menjadi sasaran pelaku.

Dugaannya pelaku masuk pada malam hari. Namun Hamzaid belum bisa memastikan jumlah pelaku yang menyatroni Kantor Unit Koperasi Karya Niaga di Desa Kacangan tersebut.

Dari hasil olah TKP diketahui pelaku masuk setelah merusak pintu belakang kantor.

(*/tribun-medan.com)

Artikel sudah tayang di tribun-jatim

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved