Berita Viral

PILU Bocah 4 Tahun Tewas Terlipat dalam Istana Balon di Jambi, Pemilik Wahana tak Sadari Ada Korban

Pada saat itulah, G ditemukan tergulung dalam balon dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Tribunjambi.com/Herupitra
MAKAN KORBAN - Wahana permainan istana balon di Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi memakan korban. Seorang anak dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami insiden tragis saat bermain di wahana tersebut. 

TRIBUN-MEDAN.com - Pilu bocah 4 tahun tewas terlipat dalam Istana Balon di Kota Sungai penuh Jambi.

Pemilik wahana tak menyadari ada korban di dalam wahana miliknya.

Ia langsung menyusun dan melipat wahana tersebut. 

Baca juga: Sosok 4 Pelaku Pembunuh Ibu Muda di Batam, Fakta Baru Muncul, Jaringan Gelap di Balik Agensi LC

Saat diminta membuka kembali wahana tersebut, saat itulah keluarga korban dan pemilik wahana menyadari ada korban.

Korban ditemukan pingsan.

Sempat dibawa ke rumah sakit terdekat namun naas korban tak bisa diselamatkan. 

Baca juga: Telkomsel Pulihkan 79,7 Persen Jaringan di Sumatera dan Sediakan Paket Gratis

Insiden memilukan ini terjadi di Lapangan Merdeka, Desa Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, Jambi, pada Minggu (30/11/2025) sekitar pukul 21.00 WIB.

Korban berinisial G (4) warga Desa Karya Bakti, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh.

Kejadian ini bermula saat korban Pamit pada orangtuanya yang sedang makan bakso untuk bermain di istana balon di Lapangan Merdeka.

Hingga sekitar pukul 21.00 WIB, G belum jyga kembali dan orangtua G lantas mencari G di Lapangan Merdeka.

PILU Bocah 4 Tahun Tewas Terlipat dalam Istana Balon di Jambi, Pemilik Wahana tak Sadari Ada Korban
MAKAN KORBAN - Wahana permainan istana balon di Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi memakan korban. Seorang anak dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami insiden tragis saat bermain di wahana tersebut.

Ibu G sempat bertanya pada pemilik istana balon terkait keberadaan G karena sebelumnya G pamit bermain di istana balon.

Tak berselang lama, kakek korban kembali ke istana balon dan meminta pemilih wahana untuk membuka istana balon yang sudah dikempiskan dan dilipat pemiliknya.

Setelah dibuka, ditemukan G di dalam istana balon yang terlipat dalam kondisi pingsan.

Baca juga: SOSOK Aidil Bocah 14 Tahun Tewas Usai Masuk Rumah Hantu hingga Warga Ngamuk Bakar Wahana

Sekitar pukul 21.25 WIB, G dibawa ke RS terdekat untuk mendapatkan pertolongan namun dokter menyatakan jika G meninggal dunia.

Kronologi versi pemilik istana balon

Pemilik wahana istana balon, Fatman Jaya (42) mengaku menutup wahana dengan cara mengempiskan dan melipat balon, ia tidak menyadari bahwa G masih berada di dalamnya.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved