Banjir dan Longsor di Sumut
Ditemukan 8 Korban Meninggal Akibat Banjir di Sibolga, Batangtoru 13 Meninggal, Puluhan Orang Hilang
korban ditemukan meninggal akibat banjir dan longsor di Kota Sibolga. 21 orang dinyatakan masih hilang
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Delapan korban ditemukan meninggal akibat banjir dan longsor di Kota Sibolga.
Kepala SAR Nias Putu Arga Sudjarwadi mengungkapkan update hasil pencarian dan evakuas tim.
Selain 8 orang meninggal, 21 orang dinyatakan masih hilang akibat bencana tersebut.
Berdasarkan data yang Tribun Medan dapatkan 8 orang yang meninggal itu berada di Jalan Perjuangan 2 orang, Jalan Sutoyo LK I Pasar Baru 2 orang. jalan Masjid Budi Sehati 2 orang, Lapo Uci 2 orang.
Sementara data korban hilang berada di tujuh titik yakni Jalan Perjuangan 2 orang, Jalan Beo 1 orang, Lapo Uci 1 orang, Jalan Murai 10 orang, Jalan Kenanga (Aek Habil) 7 orang lebih.
"Korban lost contact M. Azhar Hasibuan (Ketua Pengadilan Agama Sibolga) sempat hilang tapi telah tiba di Posko SAR (Markas Kopi) bersama keluarga," katanya.
Dijelaskan Putu, pihaknya menggerakkan seluruh personel untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap seluruh warga.
"Titik lokasi yang terdampak banjir terdiri dari Badiri, Pinangsori, Lumut, Sarudik, Tukka, Pandan, Tapian Nauli, Kolang," katanya.
Sementara, tanah longsor terjadi di 7 titik antara lain : Badiri, Sibabangun, Lumut, Sarudik, Tapian Nauli.
Saat ini banjir masih terus berlanjut. Dan tinggi airnya selutut orang dewasa. Adapun lokasi banjir terdiri dari Jalan Sibuluan Nauli (Tugu Ikan), dan Simpang Tukka- Sibuluan Baru dan Pondok Batu.
Sementara jembatan Fransiskus putus dan longsor Matauli. Namun alat alat berat sudah mulai bekerja.
"Saat ini pengungsi di GOR Pandan kurang lebih 200 orang dan terus bertambah," jelasnya.
Berikut Jumlah KK Terdampak di Sibolga dan Tapteng:
* Pandan: 150 KK
* Sarudik: 338 KK
* Barus: 65 KK
* Kolang: 1.261 KK
* Tukka: 10 KK
* Lumut: 78 KK
4 Korban Sekeluarga
Jumlah korban meninggal akibat hujan deras dan tanah longsor di wilayah Tapanuli Sumut terus bertambah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Petugas-mengevakuasi-warga-yang-menjadi-korban-banjir-di-Humbahas.jpg)