Banjir dan Longsor di Sumut

Daftar Nama 4 Korban Sekeluarga Tewas Akibat Banjir Bandang di Tapteng, Ratusan Warga Mengungsi

Jumlah korban meninggal akibat hujan deras dan tanah longsor di Tapanuli Tengah (Tepteng), Sumut terus bertambah.

|
Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
BANJIR SIBOLGA - Warga Sibolga melintasi jalan yang dipenuhi lumpur akibat banjir besar pada Rabu (26/11/2025). Eakuasi dan pencarian korban masih berlangsung di wilayah Sibolga–Tapteng. 

Ringkasan Berita:Bencana Banjir dan Tanah longsor di Sumut
 
  • Di kabupaten Tapanuli Tengah (Tepteng) di antaranya terdapat empat orang sekeluarga.
  • Tanah longsor melanda tujuh kecamatan di Tapanuli Tengah
  • Data dirilis Basarnas pada Rabu (26/11/2025) terdapat ribuan KK terdampak banjir di enam kecamatan.
  • 8 Orang Korban Tewas di Humbahas
  • Banjir di Batangtoru 6 ornag ditemukan meninggal

 

TRIBUN-MEDAN.com -  Jumlah korban meninggal akibat hujan deras dan tanah longsor di wilayah Tapanuli Sumut terus bertambah.

Di kabupaten Tapanuli Tengah (Tepteng) di antaranya terdapat empat orang sekeluarga.

Keempat korban tersebut yakni Dewi Hutabarat (33), Tio Arta Rouli Lumbantobing (7), Vania Aurora Lumbantobing (4), dan Ilona Lumbantobing (3).

 Basarnas mencatat tanah longsor juga melanda tujuh kecamatan antara lain Kecamatan Badiri, Kecamatan Sibabangun, Kecamatan Lumut, Kecamatan Sarudik, dan Kecamatan Tapian Nauli.


"Korban longsor meninggal dunia empat orang merupakan satu keluarga," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Nias, Putu Arga Sudjarwadi, 

EVAKUASI - Petugas mengevakuasi warga yang menjadi korban banjir di Humbahas, Sumut
EVAKUASI - Petugas mengevakuasi warga yang menjadi korban banjir di Humbahas, Sumut (Tribunnews.com)

Putu  melaporkan pada Rabu (26/11/2025) pukul 10.00 WIB Bendungan PLTA Sipan Sipahoras, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah telah dibuka karena debit air di bendungan sudah sangat tinggi sehingga banjir di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah semakin memburuk.


Bahkan, kata dia, sampai pukul 17.00 WIB hujan juga belum berhenti dan mengakibatkan longsor di berbagai titik.


Berdasarkan pantauan dari media sosial, Basarnas juga mencatat sudah ada korban jiwa akibat longsor.


Namun demikian, belum dapat dipastikan jumlah warga yang membutuhkan evakuasi segera. 


Personel Pos SAR Sibolga dan ABK KN SAR Nakula juga berkoordinasi dengan unsur SAR lainnya untuk evakuasi warga terdampak.


Putu juga menggerakkan seluruh personel untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap seluruh warga.


"Sejumlah titik lokasi yang terdampak banjir terdiri dari Kecamatan Badiri, Kecamatan Pinangsori, Kecamatan Lumut, Kecamatan Sarudik, Kecamatan Tukka, Kecamatan Pandan, Kecamatan Tapian Nauli, dan Kecamatan Kolang," kata Putu dalam keterangan resmi yang terkonfirmasi pada Rabu (26/11/2025) malam.


Berdasarkan data korban sementara yang dirilis Basarnas pada Rabu (26/11/2025) terdapat ribuan KK terdampak banjir di enam kecamatan.


Rinciannya, sebanyak 150 KK di Kecamatan Pandan, 338 KK di Kecamatan Sarudik, 65 KK di Kecamatan Barus, 1.261 KK di Kecamatan Kolang, 10 KK di Kecamatan Tukka, dan 78 KK di Kecamatan Lumut.

Korban Banjir di Batangtoru

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved