Berita Viral

ANCAMAN Nyata Gempa Bumi Dahsyat di Selatan Jawa, BMKG Ingatkan Hal Ini. .

BMKG kembali mengingatkan masyarakat akan potensi bencana besar yang mengintai di selatan Pulau Jawa.

|
Editor: AbdiTumanggor
www.scrivial.com
ILUSTRASI megathrust. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan masyarakat akan potensi bencana besar yang mengintai di selatan Pulau Jawa.

Ancaman gempabumi, tsunami, hingga megathrust bukanlah sekadar teori ilmiah, melainkan kenyataan yang harus dihadapi dengan kesiapsiagaan dan ketangguhan komunitas.

Apa Itu Megathrust?

Istilah "megathrust" berasal dari kata "mega" yang berarti besar dan "thrust" yang merujuk pada patahan naik.

Megathrust adalah jenis gempa bumi yang terjadi akibat pergerakan lempeng tektonik di zona subduksi, di mana satu lempeng bumi menyusup ke bawah lempeng lainnya.

Gempa jenis ini memiliki potensi magnitudo sangat besar dan dapat memicu tsunami dahsyat.

Di wilayah selatan Jawa, zona megathrust terbentang sepanjang pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia.

BMKG mencatat bahwa energi seismik di zona ini belum terlepas selama 267 tahun, menciptakan apa yang disebut sebagai "seismic gap", ruang hening yang menyimpan potensi pelepasan energi besar.

Peringatan BMKG dan Upaya Mitigasi

Dalam acara Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami (SLG) di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menegaskan urgensi kesiapsiagaan masyarakat.

Ia menyebut bahwa dalam sepuluh tahun terakhir, wilayah DIY dan sekitarnya telah mengalami lebih dari seratus gempa bumi bermagnitudo di atas lima, beberapa di antaranya bersifat merusak.

"Data ini menjadi pengingat bahwa risiko gempa dan tsunami nyata adanya, sehingga kesiapsiagaan adalah keharusan," ujar Dwikorita.

BMKG mendorong implementasi 12 indikator "Tsunami Ready" yang telah diakui oleh UNESCO. 

Program ini bertujuan membentuk komunitas siaga tsunami yang memahami tanda bahaya, sistem peringatan dini, dan prosedur evakuasi. 

Enam desa di DIY, termasuk Desa Glagah di Kulon Progo, telah mendapat pengakuan internasional sebagai komunitas siaga tsunami.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved