Breaking News
Selasa, 7 Juli 2026

Sumut Terkini

Korban Pengeroyokan di Medan Deli Desak Kapolsek Tangkap Pelaku, Ancaman Terus Berlanjut

Menurut Raihan, kejadian itu berawal ketika sekelompok pelaku yang dipimpin oleh seorang pria berinisial Yo datang ke lokasi.

Tayang:
IST
Kondisi dagangan korban yang diserahkan oleh para pelaku yang diduga kuat sebagai preman dan pengedar narkoba tersebut masih bebas berkeliaran di Jalan Rumah Potong Hewan, Kecamatan Medan Deli, Selasa (7/7/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang pemuda Raihan Pratama (21), warga Dusun I Desa Bengkel, Kecamatan Perbaungan, mendesak Kapolsek Medan Labuhan untuk segera menangkap para pelaku pengeroyokan dan penganiayaan yang menimpanya. 

Meskipun laporan telah dibuat sejak Senin (29/6/2026) lalu, para pelaku yang diduga preman dan pengedar narkoba tersebut masih berkeliaran dan terus mengancam korban beserta keluarganya.

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi di Jalan Rumah Potong Hewan, Lingkungan I, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. 

Korban saat itu tengah membantu orangtuanya berjualan buah cempedak di lokasi tersebut.

Menurut Raihan, kejadian itu berawal ketika sekelompok pelaku yang dipimpin oleh seorang pria berinisial Yo datang ke lokasi.

Sebelumnya, para pelaku terlebih dahulu membeli minuman es jagung di warung sebelah tempat korban berjualan.

Setelah itu, pelaku berinisial Yo mendekati lapak korban dan membeli buah cempedak seharga Rp 20 ribu.

Namun, saat pembayaran, pelaku hanya memberikan uang sebesar Rp 5 ribu dan memaksa agar transaksi tetap berjalan.

"Pelaku membeli buah cempedak seharga Rp 20 ribu, namun pelaku hanya membayar Rp 5 ribu saja. Ayah saya tidak mau menerimanya karena uangnya masih kurang," ujar Raihan, Selasa (7/7/2026).

Ketika ayah korban menolak pembayaran yang tidak sesuai, para pelaku langsung marah.

Mereka melarang orangtua korban untuk berjualan di lokasi tersebut dan menghamburkan dagangan buah cempedak milik korban ke tengah jalan raya.

Raihan yang berusaha mengumpulkan kembali buah cempedak yang berserakan di jalan kemudian terlibat cekcok adu mulut dengan para pelaku. Situasi kemudian memanas dan berujung pada pengeroyokan.

"Saat saya mengumpulkan buah cempedak yang berserakan di jalan raya, terjadi cekcok mulut dan para pelaku mengeroyok dan menganiaya saya. Mereka mencekik leher saya, memukuli sekujur tubuh saya hingga babak belur dan lemas-lemas," tuturnya.

Tak terima atas perlakuan yang dialaminya, Raihan Pratama segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Medan Labuhan dengan Nomor Laporan: LP/B/698/VI/2026/SPKT Unitreskrim/POLSEK MEDAN LABUHAN/POLRES PELABUHAN BELAWAN.

Namun hingga saat ini, para pelaku yang diduga kuat sebagai preman dan pengedar narkoba tersebut masih bebas berkeliaran. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Round of 16 - Babak 16 Besar
Selasa, 7 Juli 2026 | 02:00 WIB
Portugal
Portugal
0 - 1
Spain
Spanyol
Round of 16 - Babak 16 Besar
Selasa, 7 Juli 2026 | 07:00 WIB
United States
Amerika Serikat
1 - 4
Belgium
Belgia
Round of 16 - Babak 16 Besar
Selasa, 7 Juli 2026 | 23:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Egypt
Mesir
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved