Medan Terkini
Kronologi Oknum Satpol PP Deli Serdang Diduga Siksa Remaja, Badan Korban Disundut Rokok
Remaja berinisial AS (16), warga Desa Patumbak I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, diduga menjadi korban penganiayaan berat.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang remaja di bawah umur berinisial AS (16), warga Desa Patumbak I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, diduga menjadi korban penganiayaan berat.
Korban diduga digebuki hingga dipaksa tiarap, sementara bagian punggungnya berulang kali disundut menggunakan api rokok.
Aksi kekerasan tersebut diduga kuat dilakukan oleh oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang.
Diduga Hendak Buat Tato Nama Korban Menggunakan Api Rokok
Kuasa hukum korban, Thomas Tarigan, membeberkan tindakan keji yang dialami oleh kliennya. Menurutnya, oknum petugas di lapangan bahkan diduga sengaja ingin membuat tato di punggung AS menggunakan sundutan rokok.
"Ketika diamankan dan dimasukkan ke dalam truk, korban disuruh tiarap. Punggungnya diduga dipijak menggunakan sepatu laras dan disunduti menggunakan api rokok," ujar Thomas Tarigan, Senin (6/7/2026).
Berdasarkan pengakuan korban serta bekas luka yang tertinggal, tindakan penyundutan tersebut polanya menyerupai tulisan nama korban.
"Dari luka yang dialami, korban ini diduga hendak dibuatkan tato bertuliskan namanya sendiri menggunakan api rokok," sambung Thomas.
Tak terima dengan perlakuan tersebut, ayah korban, Marhenis Sembiring (43), langsung membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.
Laporan tersebut kini telah resmi terdaftar di Mapolda Sumut dengan bukti laporan Nomor: LP/1084/VII/2026/SPKT Polda Sumut tertanggal 6 Juli 2026.
Kronologi Bermula dari Razia Gabungan di Kafe Patumbak
Thomas menjelaskan, dugaan penganiayaan ini bermula pada Minggu, 28 Juni 2026 dini hari, sekira pukul 01.30 WIB hingga 04.30 WIB.
Saat itu, tim gabungan yang terdiri dari BNN Deli Serdang (dipimpin oleh Kombes Josua Tampubolon), Satpol PP, TNI, dan Dinas Pariwisata menggelar razia berskala besar di Cafe Kita. Kafe tersebut berlokasi di Jalan Patumbak - Talun Kenas, Desa Patumbak I.
Dalam jalannya razia, petugas melakukan tes urine kepada sejumlah pengunjung kafe. Pengunjung yang kedapatan positif mengonsumsi narkoba langsung diamankan oleh petugas.
Namun, proses penertiban tersebut mendadak ricuh. Sejumlah massa melakukan aksi penyerangan karena tidak terima ada pengunjung yang diamankan.
| Setelah Alami Kecelakaan, Driver Ojol Disabilitas Jadi Korban Curanmor di Jamin Ginting Medan |
|
|---|
| Remaja di Patumbak Diduga Digebuki hingga Disundut Rokok oleh Oknum Satpol PP Deli Serdang |
|
|---|
| Imigrasi Ungkap Jaringan Love Scamming yang Beroperasi di Medan, 7 WNA dan 31 WNI Diamankan |
|
|---|
| Keributan Warnai Mediasi di PUD Pasar Medan, Pedagang Desak Wali Kota Copot Dirut Anggia Ramadhan |
|
|---|
| Kejari Medan Sita Dokumen dan Periksa 11 Orang Dugaan Korupsi RSUD Pirngadi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Thomas-Tarigan-kuasa-hukum-dari-AS-16-remaja-dibawah-umur-yang-diduga-dianiaya-1.jpg)