Medan Terkini
Keributan Warnai Mediasi di PUD Pasar Medan, Pedagang Desak Wali Kota Copot Dirut Anggia Ramadhan
Suasana mediasi antara Forum Pedagang Pasar Tradisional Kota Medan dan jajaran PUD Pasar Kota Medan diwarnai keributan, Senin (6/7/2026).
Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Suasana mediasi antara Forum Pedagang Pasar Tradisional Kota Medan dan jajaran PUD Pasar Kota Medan diwarnai keributan, Senin (6/7/2026).
Seorang pedagang sempat terlibat cekcok mulut dalam rapat karena kinerja Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan, Anggia Ramadhan. Pedagang sempat emosi dengan seorang staf pasar sebelum akhirnya dilerai oleh karyawan dan pihak aparat yang berada di lokasi.
Ketegangan terjadi saat pertemuan antara perwakilan pedagang dengan manajemen PUD Pasar. Belum diketahui secara pasti penyebab awal keributan tersebut.
Namun, situasi sempat memanas hingga sejumlah karyawan PUD Pasar turun tangan untuk melerai.
Dalam pertemuan itu, Forum Pedagang Pasar Tradisional Kota Medan menyampaikan lima tuntutan kepada Wali Kota Medan, Rico Waas, terkait kondisi pengelolaan pasar yang dinilai belum memberikan kenyamanan bagi para pedagang.
Salah satu tuntutan utama yang disampaikan yakni meminta Wali Kota mencopot Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan, Anggia Ramadhan. Forum menilai Anggia tidak menjalankan tugas pokok dan fungsinya sesuai arahan kepala daerah.
Selain itu, para pedagang mendesak agar sarana dan prasarana, khususnya di Pusat Pasar Medan, segera diperbaiki. Mereka menilai fasilitas yang tersedia saat ini tidak memadai, meski para pedagang tetap memenuhi kewajiban membayar kontribusi dan retribusi kepada PUD Pasar.
Forum Pedagang juga memberikan tenggat waktu 7 x 24 jam kepada PUD Pasar Kota Medan untuk menindaklanjuti tuntutan tersebut. Jika tidak ada perbaikan, mereka mengancam akan menghentikan pembayaran kontribusi dan retribusi sebagai bentuk protes.
"Kami sudah menjalankan kewajiban membayar retribusi. Karena itu, kami juga berhak mendapatkan pasar yang aman, nyaman, dan layak untuk berjualan," ujar seorang pedagang yang disampaikan di forum.
Tak hanya menyoroti persoalan fasilitas, forum pedagang juga mengkritik kepemimpinan Anggia Ramadhan. Mereka menilai pimpinan PUD Pasar bersikap arogan, kurang memahami persoalan yang dihadapi pedagang, serta gagal membangun komunikasi yang baik dengan para pelaku usaha di pasar tradisional.
Atas dasar itu, Forum Pedagang Pasar Tradisional Kota Medan meminta Wali Kota Rico Waas segera melakukan evaluasi terhadap Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan demi mewujudkan tata kelola pasar tradisional yang lebih baik.
Dirut PUD Pasar Medan, Anggia Ramadhan belakangan merespons bahwa keributan yang terjadi hal biasa dan masih dapat diredakan hingga diskusi tetap berjalan.
"Aman saja, Bang. Tadi hanya ada diskusi biasa, tidak ada persoalan. Aktivitas di kantor tetap berjalan seperti biasa," katanya.
(dyk/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Pos Ronda Disulap Jadi Tempat Transaksi Narkoba, 3 Pengedar Sabu-sabu Ditangkap Polisi di Sunggal |
|
|---|
| Kurir Pod Getar Jaringan Malaysia Digerebek Satresnarkoba Polrestabes Medan di Hotel |
|
|---|
| Wabup Tiorita Surbakti Terima SK Jadi Plt Bupati Langkat, Ini Pesan Gubsu Bobby |
|
|---|
| Syah Affandin Ditangkap KPK, Gubsu Bobby Sesalkan Kasus Bupati Kena OTT Oleh KPK Kembali Berulang |
|
|---|
| Diduga Akali Pasien BPJS Rp16 Juta, Dokter dan Rumah Sakit di Lubuk Pakam Dilaporkan Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Suasana-mediasi-antara-Forum-Pedagang-Pasar-Tradisional-Kota-Medan_Anggia-Ramadhan_.jpg)