Medan Terkini
Pimpin Pencurian 25 Mobil di 3 Provinsi, Pecatan TNI Diciduk Polda Sumut
Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut mengungkap kasus pencurian mobil pikap yang kerap terjadi di sejumlah wilayah Sumut.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut mengungkap kasus pencurian mobil pikap yang kerap terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
Sebanyak lima orang spesialis pencurian mobil bak terbuka ditangkap.
Adapun kelimanya ialah Oman Sumantri (46), Taufik Kurniawan (44), warga Kecamatan Medan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang.
Kemudian, Nanda Putra (25), warga Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Reza Prasetyo (32), warga Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan.
Selanjutnya, Restu Sitepu (35), warga Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.
Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, AKBP Ridwan JM Hutagaol mengatakan, dalam komplotan ini dipimpin oleh Oman Sumantri (46), pecatan Tentara Nasional Indonesia.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, mereka sudah beraksi sebanyak 25 kali di 3 Provinsi, yakni Sumatera Utara, Riau, dan Aceh.
"Dari tiga Provinsi ini sudah 25 mobil pikap,"kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, AKBP Ridwan JM Hutagaol, Rabu (1/7/2026).
Polisi membeberkan, ketika beraksi, para pelaku bergerak menggunakan mobil pribadi.
Apabila melihat mobil pikap dan situasi dirasa aman, eksekutor langsung turun, membuka pintu menggunakan kunci letter T untuk merusak pintu, dan rumah kontak.
AKBP Ridwan menyebut, mereka memilih menjadi spesialis mencuri mobil pikap karena gampang dijual.
Kemudian, peminatnya banyak di wilayah-wilayah perkebunan untuk mengangkut hasil bumi.
"Rata-rata dijual ke pedalaman. Kalau analisa kita ya kalau mungkin di kota sudah nggak berani orang beli mobil itu, makanya digunakan untuk di kampung-kampung buat muat batu-batu apa ya kan."
(Cr25/Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Semarak Bazar UMKM APEKSI XVIII, PWPM Perkuat Promosi Produk Karya Anak Daerah |
|
|---|
| Sumut Batal Jadi Tuan Rumah Piala Presiden, Kadispora Sebut Masih Ada Friendly Macth di November |
|
|---|
| Pasutri di Medan Produksi Pil Ekstasi Campur Bedak Bayi, Hasilnya Dijual ke Tempat Hiburan Malam |
|
|---|
| Modal Belajar di Internet dan Belanja Online, Pasutri di Medan Produksi Ekstasi selama 2 Tahun |
|
|---|
| Pasutri di Medan Ditangkap Polisi Produksi Ekstasi Rumahan Campur Bedak Bayi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Momen-Direktorat-Reserse-Kriminal-Umum-Polda-Sumut-menggelar-konferensi-pers1.jpg)