Berita Medan
Tren Makeup Pengantin Bergeser ke Natural, Cerita Nia Gustiana Kuasai Korean Look Hingga Douyin
Perubahan tren tersebut membuat para makeup artist (MUA) tidak bisa hanya mengandalkan pengalaman.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Tren makeup pengantin kini bergeser ke tampilan natural yang digemari generasi Z, sehingga para MUA dituntut terus menguasai berbagai gaya rias modern agar tetap relevan dengan kebutuhan pasar.
Perubahan tren tersebut membuat para makeup artist (MUA) tidak bisa hanya mengandalkan pengalaman.
Mereka dituntut terus belajar mengikuti perkembangan gaya rias dari berbagai negara, mulai dari Korean look, Thailand look, hingga Douyin makeup yang sedang populer di media sosial.
Hal itu dirasakan MUA Aceh dan Medan, Nia Gustiana.
Perempuan yang telah berkecimpung di dunia makeup sejak 2013 itu mengaku perkembangan tren rias wajah berlangsung sangat cepat, sehingga seorang MUA harus terus memperbarui kemampuan agar tetap relevan dengan kebutuhan pasar.
“Target pasar kita sekarang Gen Z. Mereka sukanya beda-beda. Ada yang minta Korean look, Thailand look, Douyin, jadi kita memang harus terus belajar. Menurut aku, seorang MUA harus bisa menguasai sedikit-sedikit semua teknik itu,” ujar Nia kepada Tribun Medan.
Menurutnya, setiap gaya makeup memiliki karakter yang berbeda sehingga tidak bisa disamakan.
Korean look, misalnya, identik dengan hasil riasan yang lembut, kulit tampak sehat, dan warna-warna natural.
Sementara Thailand look lebih banyak menggunakan nuansa hangat seperti oranye kecokelatan yang membuat wajah terlihat lebih tegas.
Berbeda lagi dengan Douyin makeup yang belakangan banyak diminati kalangan muda karena terinspirasi dari tren kecantikan di media sosial Tiongkok.
“Kalau yang paling sulit memang Douyin. Bulu matanya dibuat per helai, terus bentuk matanya dibuat lebih bulat. Tekniknya memang lebih detail dibanding yang lain,” katanya.
Meski demikian, Nia menilai tren yang paling banyak dipilih calon pengantin saat ini tetap mengarah pada riasan natural.
Menurutnya, sebagian besar klien kini menginginkan makeup yang tidak terlihat berlebihan dengan pilihan warna lipstick nude maupun ombre.
“Anak-anak sekarang sukanya simpel. Lipstiknya lebih ke ombre atau nude. Mereka enggak terlalu suka makeup yang menor,” ujarnya.
Meski mengedepankan kesan natural, bukan berarti semua pengantin mendapatkan hasil riasan yang sama.
| Rumah Adat Batak Area Monumen Sisingamangaraja Ludes Terbakar, Polisi Sebut Berawal dari Anti Nyamuk |
|
|---|
| BBM Subsidi Jenis Bio Solar Tak Tersedia di Sejumlah SPBU di Kota Medan, SPBU Sepi Antrean |
|
|---|
| Kebakaran Rumah Adat di Area Monumen Sisingamangaraja Dipicu Anti Nyamuk oleh Anak di Bawah Umur |
|
|---|
| Hakim Minta Usut Peran Mantan Ketum Hipmi Ahmad Buchari Korupsi DJKA, ini kata KPK |
|
|---|
| Pedjoeang Batik Tulis Resmikan Markaj Solitaire, Usung Konsep Premium dan Pelestarian Budaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/MUA-Aceh-dan-Medan-Nia-Gustiana.jpg)