Berita Medan
BBM Subsidi Jenis Bio Solar Tak Tersedia di Sejumlah SPBU di Kota Medan, SPBU Sepi Antrean
Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan.
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Bio Solar, beberapa waktu terakhir mengalami kesulitan pendistribusian di sejumlah wilayah di Sumatera Utara.
Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan.
Berdasarkan pantauan www.tribun-medan.com, seperti pada hari ini Jumat (26/6/2026) di sejumlah SPBU besar di Kota Medan mengalami kekosongan stok Bio Solar.
Seperti yang terlihat di tiga SPBU di Jalan Ringroad, kemudian beberapa SPBU di sepanjang Jalan Jamin Ginting tampak manajemen memasang plang yang bertuliskan Bio Solar dalam pengiriman.
Informasi yang didapatkan dari salah satu petugas pengisian BBM di SPBU 14.201.138 yang berada di persimpangan Jalan Ringroad dan Jalan Sunggal, BBM jenis Bio Solar di SPBU ini sudah habis sejak Kamis (25/6/2026) malam tadi.
"Iya sudah habis solar bang, kalau dexlite ada. Dari tadi malam habisnya," ujar petugas wanita ini.
Ditanya kapan pasokan BBM subsidi untuk kendaraan Diesel ini kembali masuk, dirinya mengaku sampai saat ini belum mengetahui hal tersebut.
Katanya, perihal alur masuk BBM di SPBU merupakan ranah manajemen.
"Belum tau (kapan masuk)," katanya.
Padahal, jika Bio Solar tersedia di SPBU ini biasanya antrean kendaraan Diesel selalu memadati SPBU untuk mengantre mengisi BBM.
Karena, diketahui di sekitar SPBU ini merupakan pool bus yang memang memerlukan pasokan BBM yang cukup banyak untuk keperluan perjalanan jauh.
Tak hanya di SPBU ini, di dua SPBU lainnya di sepanjang Jalan Ringroad juga terpantau mengalami kondisi serupa.
Seperti halnya di SPBU 14.201.1129 dan SPBU 14.201.1121 tampak tak terlihat adanya antrean kendala Diesel untuk mengisi BBM. Meskipun terlihat ada beberapa unit mobil, namun antreannya masih cukup normal.
(mns/tribun-medan.com)
| Hakim Minta Usut Peran Mantan Ketum Hipmi Ahmad Buchari Korupsi DJKA, ini kata KPK |
|
|---|
| Pedjoeang Batik Tulis Resmikan Markaj Solitaire, Usung Konsep Premium dan Pelestarian Budaya |
|
|---|
| 13 Siswa Jabal Rahmah Mulia Lolos ke Universitas Brawijaya Lewat Jalur Tahfiz |
|
|---|
| Hakim Perintahkan KPK Usut Uang Rp 3,5 Milliar untuk Akbar Buchari Kasus Korupsi DJKA |
|
|---|
| RTD Nagara Institute, Business Judgment Rule Cegah Kriminalisasi Keputusan Bisnis Direksi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/BIO-SOLAR-KOSONG.jpg)