Berita Medan
Pedjoeang Batik Tulis Resmikan Markaj Solitaire, Usung Konsep Premium dan Pelestarian Budaya
Kehadiran Markaj Solitaire menjadi langkah strategis untuk mendekatkan batik tulis kepada masyarakat
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Pedjoeang Batik Tulis resmi membuka Markaj Solitaire di Jalan Kalimantan No. 3, Surabaya Timur.
Peresmian ini menjadi kelanjutan dari masa soft opening yang telah berlangsung selama tiga bulan terakhir.
Dalam operasionalnya, Pedjoeang Batik mengusung konsep kunjungan berdasarkan janji temu (appointment) sebelum pelanggan datang, guna menjaga kenyamanan dan privasi para pecinta batik.
Pemilik Pedjoeang Batik, Heri Chandra, mengatakan kehadiran Markaj Solitaire menjadi langkah strategis untuk mendekatkan batik tulis kepada masyarakat sekaligus mengajak lebih banyak orang untuk turut melestarikan warisan budaya Indonesia.
“Peresmian ini menjadi tonggak penting agar Pedjoeang Batik bisa lebih dekat dan memudahkan masyarakat Kota Surabaya untuk ikut berdjoeang melestarikan warisan budaya Indonesia,” ujarnya, Kamis (25/6/2026).
Menurut Heri, pelestarian batik merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat Indonesia.
Ia mengingatkan bahwa batik tulis Indonesia telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda milik Indonesia pada 2 Oktober 2009.
“Sebagai warga negara Indonesia, kita memiliki kewajiban untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya tersebut,” katanya.
Pemilihan lokasi di kawasan inti Kota Surabaya juga dilakukan untuk memudahkan akses masyarakat.
Selain itu, Pedjoeang Batik menghadirkan koleksi batik tulis dengan standar premium yang diukur dan dijahit sesuai ukuran tubuh pelanggan.
“Kami menghadirkan koleksi batik tulis dengan standar yang lebih premium, diukur dan dijahit sesuai ukuran badan para pecinta batik,” jelasnya.
Ke depan, Pedjoeang Batik berkomitmen untuk terus berkembang dengan membuka lebih banyak cabang di berbagai kota besar di Indonesia guna memperluas akses masyarakat terhadap batik tulis berkualitas.
“Terima kasih atas dukungannya. Sudah saatnya kita berdjoeang melestarikan warisan budaya Indonesia,” katanya.
(cr26/tribun-medan.com)
| 13 Siswa Jabal Rahmah Mulia Lolos ke Universitas Brawijaya Lewat Jalur Tahfiz |
|
|---|
| Hakim Perintahkan KPK Usut Uang Rp 3,5 Milliar untuk Akbar Buchari Kasus Korupsi DJKA |
|
|---|
| RTD Nagara Institute, Business Judgment Rule Cegah Kriminalisasi Keputusan Bisnis Direksi |
|
|---|
| Dokter Spesialis Sunway Medical Center Penang Ingatkan Penyakit Jantung Bisa Muncul Tanpa Gejala |
|
|---|
| Pasar Petisah Go Digital, Rico Waas Pastikan Retribusi Pedagang Masuk Langsung ke Rekening PUD Pasar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/BATIK-TULIS-Pedjoeang-Batik-Tulis-resmi-membuka-Markaj-Solitaire.jpg)